73 Calon Keuchik di Kecamatan Blangpidie Ikrarkan Pilchiksung Damai

Camat Blangpidie, Krisnur SP memberikan sambutan pada acara deklarasi damai Pilchiksung di Aula Kantor Kecamatan setempat, Senin (14/3/2/2022). (Foto: Agn/Salman)

GLOBAL BLANGPIDIE – Sebanyak 73 Calon Keuchik di Kecamatan Blangpidie, Kabupaten Aceh Barat Daya (Abdya) mengikuti deklarasi damai. Deklarasi damai ini dipusatkan di Aula Kantor Kecamatan Blangpidie, Senin (14/3/2022).

Dalam sambutannya, Camat Blangpidie, Krisnur mengatakan, acara deklarasi damai Pilchiksung ini sengaja dilakukan menjelang hari pemungutan suara yang akan diadakan pada tanggal 22 Maret mendatang untuk Dapil I (Blangpidie, Susoh dan Jeumpa).

Bacaan Lainnya

Ia mengatakan, kegiatan ini merupakan wujud bahwa para stakeholder baik di Kabupaten, Kecamatan, maupun Desa ikut berkomitmen, bersama-sama bahu-membahu mendukung pelaksanaan pemilihan pucuk pimpinan desa secara serentak di Kabupaten Abdya dapat berjalan aman, santun dan damai.

“Perlu saya sampaikan calon keuchik di Kecamatan Blangpidie yang berpartisipasi dalam Pilchiksung tahun ini berjumlah 73 orang. Rata-rata per desa ada 3 atau 4 orang calon keuchiknya,” kata Krisnur.

Ia menyebut calon keuchik terbanyak terdapat di Gampong Keude Siblah yang berjumlah 7 orang. Sementara itu, calon Keuchik dari unsur perempuan berjumlah 3 orang, yaitu di Gampong Lamkuta, Kuta Tuha dan Keude Siblah.

Krisnur mengatakan, jika pihaknya telah melakukan sosialisasi tahapan Pilchiksung pada setiap Desa, mulai dengan memfasilitasi acara sosialisasi dari Kabupaten, hingga terjun langsung ke pelosok Desa.

Ia mengungkapkan, meskipun dalam pelaksanaan tahapan Pilchiksung ini masih ditemukan persoalan, namun ia menegaskan untuk mencari solusi penyelesaian tetap mengacu pada aturan main, yaitu Qanun dan Perbub Abdya.

Menyangkut dengan anggaran Pilchiksung, Krisnur mengaku hingga saat ini belum ada Desa di Abdya yang telah melakukan pencairan dana Pilchiksung.

Menurutnya, pencairan dana kegiatan Pilchiksung sebesar Rp 20 juta yang dianggarkan dari Alokasi Dana Gampong (ADG) membutuhkan proses.

Untuk mencairkan anggaran tersebut, kata dia, desa harus menyelesaikan dulu laporan pertanggungjawaban Dana Desa (LPJ) tahun 2021 dan dokumen perencanaan tahun 2022 sampai tuntas.

“Semua ini butuh proses. Cuma kendala saat ini dokumen tersebut tidak bisa ditanda tangani oleh Plh, sementara Pj Keuchik yang naik calon bersatus cuti,” terangnya.

Karena itu, Krisnur berharap kepada para Pj Keuchik, meskipun ia-nya menjadi calon Keuchik di bursa Pilchiksung agar ikut mendukung dan berkerjasama dengan P2K, Tuha Peut dan Pengurus BUMG supaya pencairan anggaran dimaksud segera teratasi.

“Caranya ada, P2K coba berkoordinasi dengan Pj Keuchik untuk meminjam dana BUMG sebentar sesuai kebutuhan dengan catatan bikin kwitansi, dengan jaminan saat pencairan dana desa nantinya langsung dilunaskan,” tuturnya.

Dalam deklarasi ini, Camat Krisnur, mengingatkan para calon Keuchik untuk mematuhi aturan yang berlaku dan menghindari konflik.

“Ikrar janji dalam deklarasi damai ini menjadi acuan untuk dipatuhi oleh para calon Keuchik agar Pilchiksung di Blangpidie berjalan lancar dan damai. Semua taat dan patuh pada peraturan, meminimalisir konflik, yang menang terhormat, kalahpun bermartabat,” ujarnya.

Menurut Krisnur, salah satu tujuan pesta demokrasi Pilchiksung adalah mencari pemimpin berahlak, profesional, dapat membangun desanya, serta mensejahterakan rakyatnya.

Kegiatan deklarasi damai di Kecamatan Blangpidie ini, turut dihadiri oleh Plh Danramil Blangpidie Peltu Ismail, Kapolsek Ipda Djarot Hasmoro, Korkab TPP P3MD Abdya T Jasman, TA TPP Fitriadi, dan Pendamping Desa (PD), serta PLD.

Kemudian, para Imum Mukim, Pj Keuchik, para kandidat calon Keuchik, Ketua P2K, Ketua dan Sekretaris KPPS dalam masing-masing Desa yang bernaung di wilayah Kecamatan Blangpidie, Abdya. (*)

Pos terkait

Plt Ketua DPRA Safaruddin ucapan selamat Idul Fitri 1443 H