Butuh Uluran Tangan, Penderita Kanker di Aceh Utara Dilaporkan ke Menteri Sosial

Muhammad Saleh, penderita kanker tenggorokan. (Foto: Agn/Murhaban)

GLOBAL LHOKSUKON – Kepala Dinas Sosial Aceh Utara, Fuad Mukhtar, merespon cepat informasi terkait Muhammad Saleh, yaitu duda 49 tahun yang didiagnosis pengidap kanker tenggorokan (gondok).

Setelah informasi tentang Muhammad Saleh tersebar luas di media sosial, Fuad Mukhtar pun langsung menyampaikan perihal itu kepada Kementerian Sosial RI.

Laporan yang disampaikannya berdasarkan pendampingan dan tindak lanjut dari Pelaksana Teknis (UPT) Loka Darussa’adah Aceh.

“Ya, benar kami telah menyampaikan laporan kepada Ibu Menteri Sosial terkait kondisi Muhammad Saleh penderita kanker tenggorokan butuh uluran tangan seperti yang diberitakan di media,” kata Fuad Mukhtar, saat dikonfirmasi media ini pada Sabtu (23/4/2022) kemarin.

Berdasarkan keterangan yang dihimpun media ini, Muhammad Saleh penderita kanker tenggorokan ini adalah duda 3 anak yang tinggal di Desa Tumpok Perlak Kecamatan Matangkuli Kabupaten Aceh Utara.

Semenjak 3 tahun lamanya ia menderita kanker tenggorokan, dan kini tidak bisa beraktifitas dan mencari nafkah lagi.

Sedangkan Istrinya sudah lama meninggal dan kini ia tinggal bersama tiga anak nya, perempuan dua, dan satu laki-laki yang sekarang sedang merantau mencari nafkah di luar daerah untuk meringankan beban orang tua nya (Muhammad Saleh) yang sakit tersebut.

Kondisi ekonomi saat ini juga sangat memprihatinkan, hanya mendapatkan bantuan PKH karena tinggal 1 orang lagi yang masih sekolah.

Untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari Muhammad Saleh di kirimkan uang oleh anaknya yang merantau 1 bulan 500 ribu dan juga terkadang di bantu oleh kedua anak yang lainnya semampu mereka.

Dikabarkan, untuk saat ini Muhammad Saleh masih menjalani pengobatan di RS Cut Meutia Lhokseumawe, guna untuk di kemo yang ke 9 kalinya.

Kondisi rumah sangat memprihatinkan,namun pihak aparatur desa sudah mengusulkan rumah untuk klien dengan menggunakan sebagian anggaran desa.

Sisi lain, kondisi rumah Muhammad Saleh juga sangat memprihatinkan, namun pihak Aparatur Desa sudah mengusulkan rumah untuk Muhammad Saleh dengan menggunakan sebagian anggaran desa.

Sebelumnya, Muhammad Saleh merupakan seorang pekerja keras, yaitu sebagai buruh pabrik di lingkungannya atau bekerja di sawah milik orang lain.

Dengan penghasilan yang belum mencukupi dan kini Muhammad Saleh tidak bisa berbuat apa-apa semenjak menderita penyakit kanker tenggorokan yang di alaminya. (*)

Pos terkait

Plt Ketua DPRA Safaruddin ucapan selamat Idul Fitri 1443 H