Demo Lagi! BEM SI akan Gelar Aksi pada 21 April, Kali Ini Bawa Empat Tuntutan

Aksi demo mahasiswa di Gedung DPR/MPR/DPD RI, Jakarta Pusat, pada Senin, 11 April 2022. (Foto: Instagram.com/@infoaksidemo)

GLOBAL JAKARTA – Aliansi mahasiswa yang tergabung dalam Badan Eksekutif Mahasiswa se-Indonesia (BEM SI) mengatakan akan kembali melakukan aksi demonstrasi pada 21 April 2022.

Sebelumnya aksi demo dilakukan oleh ribuan mahasiswa pada 11 April lalu di depan Gedung DPR/MPR.

Bacaan Lainnya

Dalam aksi pekan depan itu, ada empat tuntutan yang akan diserukan oleh aliansi mahasiswa.

Perwakilan Koordinator Wilayah BEM SI BSJB Muhammad Yusuf mengatakan ada empat hal yang mereka tuntut dalam aksi tersebut.

Tuntutan pertama mereka adalah meminta Kementerian Perdagangan untuk segera menuntaskan masalah kelangkaan minyak goreng.

“Menuntut Menteri Perdagangan Pak Muhammad Lutfi segera menuntaskan kelangkaan minyak goreng di masyarakat karena ada permainan kartel dan mafia pasar,” kata Yusuf.

Tuntutan kedua, kata Yusuf adalah menolak akan kenaikan harga BBM. Selanjutnya yang ketiga yaitu menolak kenaikan tarif PPN. Dan keempat menolak perpanjangan masa jabatan presiden menjadi tiga periode.

“Untuk sementara dari hasil penelusuran itulah info yang saat ini akan menjadi poin tuntutan dan kami akan terus melakukan kajian pada sektor-sektor lain yang bakal diselenggarakan di tanggal 18 nanti,” ujarnya.

Yusuf menambahkan, pada aksi pada 21 April nanti, BEM UI juga bakal turut terlibat.

Sementara terkait lokasi aksi, Yusuf mengatakan masih dalam proses penentuan.

Aksi pada 21 April pekan depan merupakan aksi lanjutan dari demonstrasi yang dilakukan pada 11 April.

“Untuk lokasinya betul masih ditentukan, aksi di tanggal 21 April ini merupakan aksi lanjutan dari tanggal 11 April kemarin,” pungkas Yusuf.

Sebelumnya mahasiswa BEM SI menggelar aksi demo pada 11 April 2022. Sebanyak ribuan mahasiswa dari 18 Perguruan Tinggi (PT) di Indonesia menggelar unjuk rasa serentak di sejumlah daerah di tanah air.

Dalam kasus unjuk rasa tersebut mereka menuntut 6 point yang belum terealisasikan sampai saat ini.

Demo yang dilakukan oleh mahasiswa tersebut mengenai soal Jokowi memperpanjang masa jabatan dan menunda pemilu 2022.

Akan tetapi dalam unjuk rasa tersebut telah menimbulkan kerusuhan hingga berujung pada pengeroyokan sehingga dibubarkan.(*)

Sumber: Kompas

Pos terkait

Plt Ketua DPRA Safaruddin ucapan selamat Idul Fitri 1443 H