Iklan - Scroll ke bawah untuk baca artikel
BeritaDaerahHeadline

Diduga terhirup gas beracun, Dua ABK kapal tongkang di Meulaboh ditemukan tewas

378
×

Diduga terhirup gas beracun, Dua ABK kapal tongkang di Meulaboh ditemukan tewas

Sebarkan artikel ini
Evakuasi dua ABK Tongkang Batu bara meninggal dunia di pantai meulaboh, Senin (15/11/2021). Foto: ANTARA

GLOBAL MEULABOH – Dua anak buah kapal (ABK) pengangkut batu bara ditemukan meninggal dunia di dalam lambung kapal pengangkut batu bara di kawasan pantai Meulaboh, Kabupaten Aceh Barat.

Koordinator Basarnas Pos Meulaboh Budi Darmawan di Aceh Barat, Senin, mengatakan keduanya Darwis Sapan (46) dan Darwin (22) warga Kota Makassar, Sulawesi Selatan.

Advertisement
Scroll ke bawah untuk melanjutkan

“Kedua korban sudah dibawa ke Rumah Sakit Kesehatan Korem di Meulaboh. Dugaan sementara, kedua ABK kapal tongkang pengangkut batu bara ini terhirup gas beracun,” kata Budi Darmawan.

Ia menjelaskan sebelum peristiwa tersebut terjadi, seorang korban yakni Darwis pada Senin (15/11) sekira pukul 12.30 WIB, melakukan pengecekan ke dalam lambung kapal tongkang batu bara.

Baca Juga :   Peringati Nuzul Qur'an, Forum Dai Milenial Keliling Masjid ke Masjid

Diduga korban kemudian pingsan dan peristiwa tersebut diketahui oleh rekannya yakni Darwin. Begitu Darwin berupaya menolong rekannya yang pingsan di dalam lambung kapal, korban kemudian juga tidak sadarkan diri.

Karena kedua ABK telah pingsan, kemudian peristiwa tersebut dilaporkan ke darat termasuk Basarnas guna dilakukan evakuasi ke daratan.

Baca Juga :   Pemerintah Aceh Apresiasi Presiden Jokowi Teken Perpres Pedanaan Pesantren

Budi Darmawan mengatakan jarak antara bibir pantai dengan lokasi kapal tongkang berkisar antara tujuh hingga delapan mil.

“Upaya evakuasi kedua jenazah mencapai empat jam lamanya. Satu orang korban dibutuhkan waktu selama dua jam dievakuasi menggunakan peralatan khusus,” katanya.(Antara)