Iklan - Scroll ke bawah untuk baca artikel
Daerah

Dinilai Premanisme, Puluhan Warga Gampong Pantai Perak Susoh Geruduk Rumah Keuchik

840
×

Dinilai Premanisme, Puluhan Warga Gampong Pantai Perak Susoh Geruduk Rumah Keuchik

Sebarkan artikel ini
Puluhan warga Gampong Pantai Perak Kecamatan Susoh mengggelar aksi demonstrasi di kediaman Keuchik Gampong setempat, Musliadi, Rabu (26/4/2023). Foto: Acehglobalnews/Ist

“Warga sudah tidak sabar lagi dengan gaya semena-mena dan arogansi Keuchik, maka hari ini kita melakukan aksi ini,” ungkap Engga.

BLANGPIDIE – Puluhan warga Gampong Pantai Perak, Kecamatan Susoh, Kabupaten Aceh Barat Daya (Abdya), yang menamakan diri mereka Gerakan Masyarakat Peduli Desa Pantai Perak, menggelar aksi demonstrasi pada Rabu (26/4/2023) pagi sekitar pukul 10:00 WIB.

Advertisement
Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Sebelum memulai aksi, warga berkumpul di satu tempat untuk menulis kritikan terhadap Keuchik Gampong setempat di atas kertas karton. Setelah itu, beranjak ke kediaman Keuchik.

Orator aksi, Engga Pratama, mengungkapkan bahwa aksi ini dilakukan karena masyarakat sudah tidak sabar lagi dengan kinerja Keuchik yang dianggap sewenang-wenang dalam menjalankan roda pemerintahan desa. Selain itu, Keuchik juga dinilai sangat arogan terhadap warga.

“Warga sudah tidak sabar lagi dengan gaya semena-mena dan arogansi Keuchik, maka hari ini kita melakukan aksi ini,” ungkap Engga.

Lebih lanjut, Engga mengungkapkan bahwa warga merasa miris ketika mengetahui bahwa Keuchik telah mengajak duel mantan Kepala Dusun di luar. Hal tersebut dianggap tidak pantas dilakukan oleh seorang pimpinan desa.

“Ini sungguh memprihatinkan dan tidak pantas bagi seorang Keucik untuk bersikap demikian,” tegasnya.

Aksi demonstrasi ini dilakukan sebagai bentuk protes warga terhadap kinerja Keucik yang dinilai tidak memenuhi harapan.

Warga berharap pemerintah dapat memperhatikan keluhan mereka dan segera menyelesaikan permasalahan yang ada di Gampong Pantai Perak, Kecamatan Susoh.

Dalam aksi ini, warga memaparkan tiga sikap Keuchik yang sangat ditentang oleh warga, meliputi:

1. Arogansi/premanisme yang tidak pantas dilakukan oleh seorang pimpinan desa.

2. Keuchik tidak terbuka dalam mengelola anggaran desa dan lain sebagainya.

3. Keuchik tidak melibatkan peran masyarakat dalam mengambil keputusan terkait persoalan di desa. (*)

Editor : Salman

Baca Juga :   Gadis Asal Medan Masuk Islam di Gampong Alue Mangota Abdya