Blangpidie – Bupati Aceh Barat Daya (Abdya), Safaruddin, mengeluarkan imbauan resmi terkait kewaspadaan dan perlindungan kesehatan masyarakat terhadap dampak fenomena kabut asap yang melanda wilayah tersebut.

Kondisi kabut asap yang dilaporkan mulai memengaruhi wilayah Kabupaten Abdya sejak 13 Oktober 2026 lalu berpotensi menurunkan kualitas udara serta mengganggu kesehatan warga.

Safaruddin, mengimbau seluruh lapisan masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan serta melakukan berbagai langkah pencegahan guna menjaga kesehatan dan keselamatan bersama.

“Sehubungan dengan kondisi kabut asap yang melanda Abdya sejak 13 Oktober 2026 dan berpotensi menurunkan kualitas udara, kami mengimbau masyarakat untuk tidak melakukan pembakaran secara terbuka, termasuk sampah dan sisa hasil pertanian, serta dilarang keras membuka lahan dengan cara dibakar,” tegas Bupati Abdya, Safaruddin, Sabtu (17/10/2026).

Safaruddin juga menekankan pentingnya perlindungan ekstra bagi kelompok rentan, seperti bayi, balita, anak-anak, ibu hamil, lansia, serta warga yang memiliki penyakit bawaan.

ADVERTISEMENT

Jika harus beraktivitas di luar ruangan, masyarakat diminta mengutamakan penggunaan masker sesuai standar kesehatan dan membatasi kegiatan di luar rumah terutama saat kabut asap semakin pekat.

Selain larangan membakar dan imbauan memakai masker, Bupati Abdya meminta warga untuk mengurangi masuknya asap ke dalam rumah dengan menutup pintu serta jendela, seraya tetap memastikan kebutuhan ventilasi rumah terpenuhi.

ADVERTISEMENT

Masyarakat juga diingatkan untuk terus menjaga daya tahan tubuh melalui istirahat cukup, konsumsi makanan bergizi dan vitamin, minum air putih yang cukup, serta menghindari asap rokok.

Bagi para pengguna jalan, Bupati Safaruddin mengimbau agar berhati-hati saat berkendara dalam kondisi jarak pandang terbatas dengan mengurangi kecepatan, menyalakan lampu kendaraan, serta menunda perjalanan yang tidak mendesak apabila situasi membahayakan.

Apabila masyarakat mengalami keluhan kesehatan akibat asap, maka diminta segera mendatangi fasilitas pelayanan kesehatan terdekat.

Jika terjadi kondisi gawat darurat seperti sesak napas berat atau nyeri dada, warga disarankan segera mencari pertolongan medis ke Rumah Sakit Umum Daerah.

ADVERTISEMENT

Di sisi lain, Bupati Safaruddin juga mengimbau warga yang melihat atau menduga adanya kebakaran hutan dan lahan untuk segera melaporkannya kepada keuchik, camat, BPBD, atau petugas berwenang, serta tidak mendekati lokasi yang berbahaya.

Masyarakat juga diminta aktif memantau pengumuman resmi dari instansi pemerintah terkait dan tidak menyebarkan informasi yang belum terverifikasi.

Bupati Safaruddin mengajak seluruh elemen masyarakat di Aceh Barat Daya untuk tetap tenang namun tetap meningkatkan kewaspadaan.

“Kami mengajak seluruh masyarakat untuk tetap tenang, saling membantu, serta bersama-sama menjaga kesehatan, keselamatan, dan lingkungan kita,” pungkas Safaruddin. (*)

Editor: Fakhrul Razi
Penulis: Salman Sy