Iklan - Scroll ke bawah untuk baca artikel
BeritaDaerah

Masyarakat Keude Paya Blangpidie Didorong Ikuti Pola Hidup Bersih dan Sehat

124
×

Masyarakat Keude Paya Blangpidie Didorong Ikuti Pola Hidup Bersih dan Sehat

Sebarkan artikel ini
Pemerintah Gampong Keude Paya, Kecamatan Blangpidie menggelar Kegiatan Sosialisasi PHBS di TPA Desa setempat, Selasa, (14/6/2022). (FOTO: AGN/Salman)

Pemerintah Gampong Keude Paya, Kecamatan Blangpidie, Kabupaten Aceh Barat Daya (Abdya) mendorong masyarakat desa setempat untuk menjaga pola hidup bersih dan sehat (PHBS). Ikhtiar itu guna meminimalkan penyebaran penyakit dalam lingkungan desa.

Hal itu disampaikan Keuchik (Kepala Desa) Keude Paya, Baihaqi pada kegiatan Sosialisasi Prilaku Hidup Bersih Sehat (PHBS) yang dilaksanakan di TPA Desa Keude Paya, Rabu (15/6/2022).

Advertisement
Scroll ke bawah untuk melanjutkan

“Tujuan sosialisasi PHBS ini untuk memberikan pengetahuan tentang bagaimana menciptakan suatu kondisi, agar masyarakat membiasakan prilaku hidup bersih sehat mulai dari perorangan, keluarga, kelompok hingga masyarakat,” kata Baihaqi.

Selain itu, lanjut Baihaqi, dengan sosialisasi PHBS juga memberikan informasi dan edukasi tentang sikap, sehingga membantu masyarakat mengenali dan mengatasi masalah sendiri, dalam tatanan rumah tangga agar dapat menerapkan cara-cara hidup sehat dalam rangka menjaga, memelihara, dan meningkatkan kesehatan.

Baca Juga :   Gubernur Aceh Surati Menkominfo Minta PUBG dan Judi Online Diblokir

Camat Blangpidie, Krisnur yang menjadi pembicara dalam kegiatan tersebut, mengungkapkan kebiasaan hidup bersih dan sehat sudah merupakan tuntutan dalam agama Islam.

“Dalam hadits Nabi Muhammad SAW sudah ditegaskan, bahwa kebersihan itu adalah sebagian dari iman,” imbuhnya.

Dikatakan Krisnur, perilaku hidup bersih dan sehat harus didasari dengan niat dan pikiran positif, dan mengawali kebiasaan tersebut mulai dari diri sendiri, keluarga hingga taraf lingkungan desa.

Menurutnya, untuk menunjang keberlangsungan PHBS, pemerintah desa dapat menggalakkan program gotong royong. Dan kegiatan gotong royong masyarakat diharapkan dilaksanakan sebulan dua kali.

“Kepada keuchik agar kegiatan sosialisasi ini ada manfaatnya, dan berkelanjutan, maka kedepan juga perlu diadakan perlombaan kebersihan antar dusun di dalam desa,” pinta Krisnur.

Baca Juga :   87 Personel Tagana Desa di Susoh Abdya Ikuti Pelatihan Siaga Bencana

Hal senada juga disampaikan Kapolsek Blangpidie yang diwakili Wakapolsek Ipda Hirjon, Danramil yang diwakili Serka Joni Warman (Babinsa), serta Vevi Vera Irma Yanti, S.K.M (Staf Puskesmas), yang juga menjadi pembicara dalam kegiatan sosialisasi PHBS tersebut.

Mereka juga meminta seluruh masyarakat mengawali kebiasaan hidup bersih dan sehat sebelumnya dilakukan di tingkat rumah tangga, paling sederhana, yaitu dengan membiasakan membuang sampah pada tempatnya, dan selalu menciptakan suasana lingkungan keluarga dan lingkungan desa tetap menjadi bersih dan nyaman.

Selanjutnya, mewakili TA PM TPP Abdya, M. Tahir mengupas tentang penyusunan perencanaan pembangunan desa. Tahir berharap saat menyusun perencanaan, agar diawali dengan musyawarah di tingkat dusun. Kemudian baru dilaksanakan musyawarah di tingkat desa.

“Dalam musdus dan musdes menyusun perencanaan enam tahun kedepan masa jabatan Keuchik periode 2022-2028 yang nantinya akan dituangkan dalam RPJM Gampong,” jelasnya.

Baca Juga :   Restorative Justice: Kejari Subulussalam Hentikan Kasus Penganiayaan

Tahir juga berharap masyarakat dalam musdus dan musdes dapat mengusung usulan-usulan yang berkenaan dengan isu-isu strategis di bidang kesehatan, termasuk penanganan stunting dan program-program kesehatan lain yang bermuara mengajak masyarakat mengikuti kebiasaan hidup bersih dan sehat.

“Harapan kami, kegiatan sosialisasi ini tidak hanya sebatas sampai disini, namun harus berlanjut. Dan amanah kami kepada bapak dan ibu yang hadir untuk disampaikan kepada masyarakat, jangan dikonsumsi sendiri agar masyarakat faham bahwa pentingnya mengikuti PHBS,” demikian pesan Tahir.

Pada kegiatan sosialisasi PHBS ini, juga turut dihadiri Babinkamtibmas Bigadir Miswar, Tuha Peut, Tuha Lapan, Pendamping Desa (PD dan PLD), kader PKK, kader Posyandu, kader Posbindu, serta seluruh perangkat desa Keude Paya, Blangpidie.(*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *