Iklan - Scroll ke bawah untuk baca artikel
Breaking NewsPeristiwa

Pj Bupati Aceh Timur Alami Kecelakaan, 4 Penumpang Luka-Luka dan Tak Sadarkan Diri

563
×

Pj Bupati Aceh Timur Alami Kecelakaan, 4 Penumpang Luka-Luka dan Tak Sadarkan Diri

Sebarkan artikel ini
Kondisi bagian mobil dinas yang ditumpangi Pj Bupati Aceh Timur, Mahyudin ringsek berat usai mengalami kecelakaan di Pidie Jaya, Rabu (8/3/2023) dini hari.

“Kejadiannya masuk wilayah Pidie Jaya, di Ulim. Korban ditangani di Banda Aceh saat ini,” kata petugas Satlantas Pidie.

BANDA ACEH – Sebuah kecelakaan terjadi di Jalan Lintas Banda Aceh-Medan, tepatnya di Kecamatan Ulim, Kabupaten Pidie Jaya, sekitar pukul 02.00 WIB, Rabu (8/3/2023) dini hari.

Advertisement
Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Kecelakaan tersebut dikabarkan dialami mobil dinas Pajero Sport yang membawa Pj Bupati Aceh Timur, Mahyuddin dan tiga penumpang lainnya.

kecelakaan itu terjadi diduga akibat sang sopir mengantuk dan membanting stir ke kiri, hingga menabrak truk yang berada di pinggir jalan.

Atas insiden tersebut, empat penumpang di dalam mobil dikabarkan mengalami luka-luka dan saat ini tidak sadarkan diri.

Keempatnya saat ini dilaporkan sedang ditangani oleh dokter di RSUD Zainal Abidin Banda Aceh.

Diketahui keempat penumpang yang tak sadarkan diri itu adalah Pj Bupati Mahyuddin, sopir, ajudan, dan seorang pengawal tertutup dari polisi.

Dikabarkan rencananya, Pj Bupati Aceh Timur Mahyuddin hendak melakukan perjalanan ke Banda Aceh hari ini, untuk menghadiri rapat kerja (raker) dengan Pj Gubernur Aceh, Achmad Marzuki bersama seluruh bupati/wali kota seluruh Provinsi Aceh.

Petugas Satlantas Pidie menyatakan bahwa kejadian tersebut masuk wilayah Pidie Jaya, di Ulim. Saat ini, para korban kecelakaan sedang ditangani di Banda Aceh.

“Kejadiannya masuk wilayah Pidie Jaya, di Ulim. Korban ditangani di Banda Aceh saat ini,” kata petugas Satlantas Pidie saat dikonfirmasi wartawan, Rabu (8/3/2023). (*)

Editor : Salman 

Baca Juga :   Relawan Jokowi Apresiasi Negara Akui 12 Pelanggaran HAM dari Aceh Hingga Papua

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *