Selain itu, Baitul Mal Abdya juga memiliki program pembangunan rumah layak huni dan renovasi rumah tidak layak huni bagi warga fakir dan dhuafa.

ADVERTISEMENT

Sementara itu, Bupati Abdya Safaruddin dalam sambutannya yang dibacakan Plt Sekda Amrizal menegaskan bahwa zakat tidak sekadar kewajiban ibadah, tetapi juga instrumen sosial-ekonomi untuk menciptakan keadilan dan kesejahteraan masyarakat miskin.

“Zakat adalah jembatan antara mereka yang berkecukupan dengan mereka yang membutuhkan. Melalui zakat, infak, dan sedekah, kita membangun solidaritas, memperkuat ekonomi umat dari bawah, serta menumbuhkan harapan bagi fakir miskin dan anak yatim,” ucapnya.

ADVERTISEMENT

Ia menambahkan, Pemerintah Kabupaten Abdya berkomitmen mendukung pengelolaan zakat yang transparan dan modern. Menurutnya, zakat di masa depan perlu dikelola secara produktif agar penerimanya dapat mandiri dan bahkan menjadi muzakki baru.

“Gerakan ini bukan hanya ritual tahunan, tetapi menjadi kesadaran bersama untuk membangun Abdya yang mandiri, berkeadilan, dan penuh keberkahan,” tambahnya.

ADVERTISEMENT

Guru Besar UIN Ar-Raniry, Prof. Dr. Syamsul Rijal, M.Ag., dalam paparannya menekankan pentingnya zakat sebagai pilar peradaban dan alat untuk mengentaskan kemiskinan.

“Zakat membersihkan harta dan menurunkan ego seseorang. Dan ini adalah investasi sosial yang dapat mengurangi kemiskinan dan meningkatkan kesejahteraan. Bahkan di masa Khalifah Abu Bakar, zakat menjadi hal yang sangat serius, sampai beliau memerangi mereka yang enggan membayarnya,” jelasnya.

ADVERTISEMENT

Ia juga mengingatkan bahwa zakat bukan hanya soal materi, tetapi juga nilai spiritual yang menumbuhkan keikhlasan dan tanggung jawab sosial.

“Yang dinilai oleh Allah adalah ketulusan dan keikhlasan kita. Karena itu, zakat harus dijalankan dengan hati yang bersih,” ujarnya.

Di akhir acara, para peserta kegiatan sosialisasi yang hadir melakukan penandatanganan deklarasi masyarakat Sadar Zakat 2025 di atas spanduk deklarasi yang telah disiapkan oleh panitia Baitul Mal Abdya.

Selain itu, Plt Sekda Amrizal juga menyerahkan bantuan secara simbolis kepada mustahik program santunan fakir dan miskin, bantuan modal usaha warga miskin, santunan mualaf, beasiswa tahfidz, bantuan pendamping pasien miskin, hingga santunan yatim. (*)

Editor: Salman