Blangpidie – Lomba memasak antar kecamatan yang digelar TP PKK Kabupaten Aceh Barat Daya (Abdya) dalam rangka HUT ke-24 menjadi ajang unjuk kreativitas olahan pangan lokal.
Kegiatan berlangsung di Lapangan Pulau Kayu, Kecamatan Susoh, Minggu (26/4/2026).
Hadir langsung dalam acara lomba masak tersebut Ketua TP PKK Abdya, Ny. Ratna Sari Dewi Safaruddin, beserta pengurus PKK kabupaten.
Ketua panitia pelaksana, Nur Afni Muliana, mengatakan kegiatan ini diikuti oleh TP PKK dari seluruh kecamatan.
Para peserta diminta mengolah makanan tradisional dan kudapan berbahan utama hatee pisang (hati pohon pisang) dan sagu.
“Pesertanya adalah TP PKK Kecamatan. Mereka membuat olah makanan tradisional dan kudapan dengan bahan utama hati pohon pisang dan sagu,” ucap Nur Afni.
Menurut Nur Afni, lomba ini tidak hanya berorientasi pada penilaian rasa, tetapi juga pada upaya pelestarian kuliner daerah.
Ia menyebut, kegiatan tersebut menjadi sarana mempererat silaturahmi sekaligus meningkatkan keterampilan ibu-ibu PKK dalam mengolah bahan pangan lokal.
Selain itu, lanjut Afni, inovasi dalam penyajian juga menjadi salah satu aspek yang dinilai. Hal ini penting agar kuliner tradisional tetap relevan dengan selera masa kini.
“Kita ingin memastikan masakan khas daerah tidak terlupakan oleh generasi muda dan tetap lestari sebagai identitas budaya lokal,” ujarnya.
Ia menambahkan, kegiatan ini juga diarahkan untuk mendukung pengembangan sektor ekonomi kreatif berbasis kuliner. Pemerintah daerah, kata dia, mendorong agar potensi kuliner lokal dapat menjadi daya tarik wisata.
Selain itu, sebut Afni, ajang ini juga menjadi ruang berbagi pengalaman tentang resep masakan antar peserta yang dapat diterapkan hingga tingkat gampong.
Dari hasil penilaian dewan juri, TP PKK Kecamatan Setia meraih juara I dengan menu Gulee Itek Hate Pisang (Gulai Bebek Hati Pisang) serta kudapan berbahan sagu.
Sedangkan posisi juara II diraih TP PKK Kecamatan Babahrot, disusul TP PKK Kecamatan Blangpidie di posisi III.
Menu yang ditampilkan peserta dinilai mampu memadukan cita rasa tradisional dengan penyajian yang menarik. (*)



Tinggalkan Balasan