Iklan - Scroll ke bawah untuk baca artikel
BeritaDaerah

Idul Adha 1444 H, Gampong Kayee Jatoe Teupin Raya Kurbankan 17 Ekor Sapi dan Kambing

283
×

Idul Adha 1444 H, Gampong Kayee Jatoe Teupin Raya Kurbankan 17 Ekor Sapi dan Kambing

Sebarkan artikel ini
Panitia pelaksana hewan kurban Gampong Kayee Jatoe sedang menyembelih sapi kurban sumbangan warga di halaman kantor keuchiek setempat, pada Sabtu (1/7/2023). Acehglobal/foto Istimewa.

PIDIE – Hari Raya Idul Adha atau juga disebut dengan hari raya kurban menjadi kesempatan bagi umat Islam untuk berbagi kebahagiaan kepada sesama terutama kepada para fakir, miskin dan keluarga kurang mampu.

Pahala berkurbanpun sangat besar sebagaimana hadist dari Nabi SAW bahwa setiap tetesan darah yang pertama dari hewan kurban adalah pengampunan atas dosa-dosa yang telah lalu.

Advertisement
Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Mengingat besarnya fadhillah berkurban sehingga momentum ini juga ingin dimanfaatkan dengan baik oleh masyarakat Gampong Kayee Jatoe, Mukim Teupin Raya, Kecamatan Glumpang Tiga, Kabupaten Pidie.

Keuchik Kayee Jatoe,
Muhammad mengatakan kegiatan penyembelihan hewan kurban setiap Hari Raya Idul Adha sudah menjadi agenda rutin tahunan gampong yang memiliki tiga dusun yaitu Kayee Jatoe, Keumuneng dan Teumpeun Tunong yang dihuni oleh 278 KK dengan penduduk 925 jiwa ini.

Baca Juga :   Serah Bacaleg ke KIP, Partai Ummat Abdya Target 2 Kursi di DPRK

“Kami berterimakasih kepada para mudhabi (Orang yang berkurban-red), semoga Allah SWT menerima ibadah kurban, mengampuni semua dosa-dosa dan melapangkan rezeki mereka,” ucap Muhammad kepada Acehglobal, Minggu (2/7/2023).

Muhammad juga menambahkan Hewan kurban yang disembelih berasal beragam sumber, ada yang dari sumbangan warga tinggal di luar daerah, sumbangan pribadi warga masyarakat gampong ini sendiri dan tahun ini ada dua sapi yang dibeli dari hasil main julo-julo atau arisan kurban yang dominannya para ibu-ibu dengan iuran 10.000 rupiah perhari.

“Alhamdulillah tahun ini Gampong Kayee Jatoe berhasil menyembelih 17 ekor hewan kurban yang terdiri dari 14 ekor sapi dan 3 ekor kambing,” sebut Munawar, Sekretaris Gampong Kayee Jatoe.

Munawar menyebutkan penyembelihan dan penyaluran daging hewan kurban dilakukan oleh panitia kurban di dua lokasi berbeda, pada Kamis (29/6) di halaman Meunasah Dusun Keumuneng sebanyak 8 hewan kurban terdiri 5 ekor sapi dan 3 ekor kambing dan sisanya 9 ekor sapi dilakukan pada Sabtu (1/7) di halaman kantor Keuchik gampong setempat.

Baca Juga :   Kado Ultah ke-21, Pemkab Abdya Kembali Terima WTP

“Semua daging kurban langsung dibagikan kepada warga gampong pada hari yang sama, Alhamdulillah setiap KK mendapatkan satu paket daging lebih kurang seberat 3 kilogram,” tambah Munawar.

Salah satu penerima manfaat kurban Mardiana, 60 tahun ber status janda warga Dusun Teumpeun Tunong, mengucapkan terimakasih atas kepedulian warga masyarakat.

“Semoga Allah SWT membalas kebaikan mereka ini dengan yang lebih baik,” imbuh dia singkat.

Kalau dibandingkan dengan beberapa gampong lain yang berada dalam Mukim Teupin Raya, jumlah hewan kurban yang disembelih di gampong – yang umumnya mata pencaharian penduduk dari bidang pertanian ini – sudah masuk kategori banyak.

Baca Juga :   DPP RKCA Serahkan SK Secara Simbolis kepada DPD RKCA Aceh Barat

Upaya yang dilakukan oleh panitia kurban jauh-jauh hari untuk meyakinkan para calon donatur dari luar daerah maupun masyarakat gampong sendiri patut diapresiasi positif dan patut ditiru oleh gampong lain.

Tgk Abakar Saiman, Teungku Imuem Gampong menjelaskan cara meyakinkan masyarakat untuk mau berkurban, menurut Abakar kualitas iman dan pengetahuan agama masyarakat sangat menentukan, kalau itu sudah bagus maka apapun yang diminta untuk kebutuhan agama dan ummat akan semakin mudah mereka berikan.

“Di gampong ini, kami sudah lama menggelar pengajian 3 hari dalam seminggu yang diasuh beberapa teungku dari Pasantren Darussa’dah dan Darussalamah Teupin Raya, mungkin karena warga sudah paham fadhillah berkurban sehingga tugas kami panitia pengumpul donasi kurban tidak terlalu berat lagi,” pungkasnya sambil tersenyum.(*)

Editor: Salman Syarif