Iklan - Scroll ke bawah untuk baca artikel
BeritaDaerah

IMM Abdya Sesalkan Putusan MS Blangpidie Vonis Bebas Pemerkosa Anak Dibawah Umur

437
×

IMM Abdya Sesalkan Putusan MS Blangpidie Vonis Bebas Pemerkosa Anak Dibawah Umur

Sebarkan artikel ini
Kabid Immawati PC IMM Abdya, Mira Ovianita. (Foto: IST)

Pimpinan Cabang (PC) Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) Aceh Barat Daya (Abdya) menyesalkan putusan majelis hakim Mahkamah Syar’iyah (MS) Blangpidie yang telah memvonis bebas terdakwa pemerkosaan anak dibawah umur di daerah itu.

“Padahal sudah jelas JPU Kajari Abdya menuntut terdakwa dengan hukuman 60 bulan penjara di LPKA. Ini kan menjadi sebuah tanya besar bagi masyarakat banyak. Kami sangat menyayangkan keputusan yang diambil oleh MS Bilangpidie,” kata Kabid Immawati PC IMM Abdya, Mira Ovianita, Selasa (26/7/2022).

Advertisement
Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Menurutnya, keputusan tersebut adalah sebuah bentuk ketidak adilan dimana seorang anak yang berusia dibawah umur direnggut masa depannya.

Padahal, sebut Mira, sudah jelas pelecehan seksual itu dilakukan oleh anak berusia 14 tahun terhadap anak perempuan yang masih berumur 7 tahun.

“Sungguh sangat disayangkan, ketika memang hukum seolah-olah tidak menunjukan taringnya. Ketika memang penilaian yang timbul dari khalayak masyarakat sudah tidak percaya terhadap penegakan hukum yang ada,” ungkapnya.

Baca Juga :   Bupati Abdya Keluarkan Surat Edaran Percepatan Vaksinasi di Gampong, Ini Isinya

Dikatakan Mira, putusan vonis bebas terdakwa pemerkosa bocah berusia 7 tahun itu menunjukkan bahwa kredibilitas lembaga penegak hukum yang ada di negeri ini patut diragukan.

“Lantas hukum perlindungan perempuan dan anak mana yang harus kami pegang untuk melindungi kami? Kami jadi khawatir dengan hukum yang ada di negara ini,” cetus Mira.

IMM Abdya berharap kepada pemerintah dan penegak hukum agar tidak tertidur lelap terhadap kasus-kasus yang selama ini melecehkan anak dan juga merendahkan derajat kaum perempuan.

Baca Juga :   Rusia Mulai Invansi Ukraina, Tank Tempur Bergerak

IMM Abdya juga meminta pemerintah Abdya untuk memprioritaskan masa depan anak-anak yang ada di Abdya. Salah satunya pemberian edukasi terhadap anak-anak di sekolah.

“Terutama terkait keadilan hukum bagi pelaku seksual dan pemerkosaan. Karena kejadian ini seolah tidak ada efek jeranya bagi pelaku,” kata Mira.(*)

Simak berita dan artikel lainnya di Google News