Meulaboh – Seorang oknum operator Pertashop di Meulaboh, Kabupaten Aceh Barat, dilaporkan diduga menggelapkan uang hasil penjualan bahan bakar minyak (BBM), Jumat (24/4/2026).
Pelaku berinisial MZ (25), warga Desa Suak Ribee, Kecamatan Johan Pahlawan, Aceh Barat, disebut membawa kabur uang milik Pertashop tempat ia bekerja, PT Hoe Sepakat Group (HSG).
Peristiwa itu terjadi di Pertashop kawasan Suak Ribee, Meulaboh.
Admin Pertashop PT HSG, Yuli, membenarkan kejadian tersebut.
“Iya benar, MZ tega membawa kabur uang hasil penjualan minyak di Pertashop PT Hoe Sepakat Group,” ujar Yuli, saat dikonfirmasi , Jumat (24/4/2026).
Ia menyebut MZ merupakan operator yang bertugas mengisi BBM Pertamax untuk kendaraan konsumen.
Yuli mengaku setelah kejadian sudah berusaha menghubungi yang bersangkutan, namun no hp pelaku selalu tidak tersambung.
“Karena malamnya lampu di kamar mes tempat ia menginap hidup di komplek Pertashop. Saya pikir ada dia (MZ) di kamarnya. Jadi saya tidak menaruh curiga,” ungkapnya.
Keesokan harinya, lanjut Yuli, ia melihat kamar MZ sudah kosong, dan pelaku hanya meninggalkan selembar kertas yang berisi catatan rincian uang penjualan BBM yang dibawa kabur dan catatan hutang.
“Ada catatan di kertas yang MZ tinggalkan di kamarnya. Setelah saya hitung total uang yang dibawa kabur pelaku ditambah hutangnya sebesar Rp 3,8 juta,” sebutnya.
Atas kejadian itu, Yuli langsung melaporkan peristiwa tersebut kepada pimpinan perusahaan.
“Saya langsung laporkan ke bapak Suria, pimpinan perusahaan,” ujarnya.
Saat ini, kata dia, pihaknya juga sudah melaporkan kejadian tersebut ke kepolisian.
Ia berharap, polisi segera menemukan keberadaan pelaku.
“Atas arahan pimpinan, sudah di laporkan ke polisi. Kami berharap pelaku segera ditemukan agar permasalahan bisa diselesaikan secara baik-baik,” ucap Yuli.
Informasi yang diperoleh, MZ sudah berkerja di Pertashop milik PT Hoe Sepakat Group sejak 23 Agustus 2023, dan menerima upah gaji sebesar Rp 5.000.000 per bulan. (*)



Tinggalkan Balasan