Iklan - Scroll ke bawah untuk baca artikel
BeritaDaerah

Pemerintah Aceh Terima Dokumen Hibah BMN eks BRR NAD-Nias dari DJKN Aceh

360
×

Pemerintah Aceh Terima Dokumen Hibah BMN eks BRR NAD-Nias dari DJKN Aceh

Sebarkan artikel ini
Serahterima dokumen hibah Barang Milik Negara (BMN) eks BRR NAD-Nias di Aula Kanwil DJKN Aceh, Banda Aceh, Selasa (23/11/2021). (Dok. Humas Pemprov Aceh)

GLOBAL BANDA ACEH – Pemerintah Aceh menerima dokumen hibah Barang Milik Negara (BMN) eks BRR NAD-Nias.

Proses serahterima dilakukan oleh Syukriah, selaku Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Kekayaan Negara, kepada Sekretaris Daerah (Sekda) Aceh Taqwallah, di Aula Kanwil DJKN Aceh, Selasa (23/11/2021).

Advertisement
Scroll ke bawah untuk melanjutkan

“Terima kasih yang kami sampaikan kepada DJKN Aceh. Selama ini administrasi terkait inventaris kantor adalah hal yang terus kita benahi di Pemerintah Aceh,” ujar Sekda.

Baca Juga :   MCP Diatas Rata-rata Nasional, KPK Apresiasi Pemerintah Aceh

Sementara itu, Kepala DJKN Aceh Syukriah mengatakan, bahwa kegiatan hari ini merupakan bentuk kerja-kerja DJKN untuk mendukung Pemerintah Aceh.

“Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya menertibkan aset yang ada. Aset selamat ini sudah digunakan oleh Pemerintah Aceh. Hari ini, kami menyerahkan dokumen kepemilikannya kepada Pemerintah Aceh. Ini adalah bagian dari kerja-kerja kecil DJKN di Aceh. Terima kasih atas kehadiran langsung Pak Sekda pada kegiatan ini,” jelas Syukria.

Baca Juga :   Dinsos Aceh Salurkan Bantuan untuk Korban Banjir Aceh Utara

Selain menerima dokumen hibah BMN eks BRR NAD-Nias, Sekda Aceh juga menyaksikan BMN eks BRR NAD-Nias dari DJKN Aceh kepada Pemerintah Kabupaten Bener Meriah, yang diterima oleh Handi Suroso, selaku Kabid Aset Pemkab Bener Meriah.

Usai, Sekda Aceh Bersama Kepala DJKN Aceh, sempat berkeliling kantor DJKN Wilayah Aceh. Taqwallah mengapresiasi penataan kantor DJKN yang sangat baik.

Baca Juga :   Mulai April 2022 Pemprov Aceh Hentikan JKA, Masyarakat Diminta Daftarkan JKN

“Sentuhan perempuan memang sangat berpengaruh. Penataan kantornya sangat baik. Kami di Pemerintah Aceh selama ini menerapkan Gerakan Bereh. Hari ini, di DJKN Aceh kami merasa bertemu saingan,” kata Sekda.

“Karena sudah ada saingan, maka kami tentu harus berbuat lebih baik lagi dalam hal penataan kantor dan tentu saja terkait dengan administrasi dan pelayanan,” imbuh Sekda. (*)