Safaruddin mengajak masyarakat untuk tidak hanya berbagi secara materi, tetapi juga memberikan perhatian dan kasih sayang. Ia menegaskan, kehadiran dan kepedulian sosial memiliki arti besar bagi mereka yang membutuhkan.

ADVERTISEMENT

Lebih lanjut, Safaruddin mengingatkan bahwa kemenangan sejati tidak hanya diukur dari keberhasilan menahan lapar dan dahaga selama Ramadan. Ia menilai, kemenangan hakiki adalah ketika hati menjadi lebih lembut dan peka terhadap sesama.

Karena itu, mantan Wakil Ketua DPR Aceh itu mengajak masyarakat menjadikan takbiran sebagai momentum memperkuat kepedulian sosial. Menurutnya, kebahagiaan Idul Fitri harus dirasakan oleh semua lapisan masyarakat tanpa terkecuali.

ADVERTISEMENT

Di akhir sambutannya, Safaruddin menyampaikan ucapan selamat Hari Raya Idul Fitri kepada seluruh masyarakat Aceh Barat Daya. Ia juga menyampaikan permohonan maaf lahir dan batin atas nama pribadi, keluarga, dan pemerintah daerah.

“Selamat Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah, mohon maaf lahir dan batin. Semoga Allah SWT menerima seluruh amal ibadah kita dan memberikan keberkahan bagi kita semua,” tuturnya.

ADVERTISEMENT

Kegiatan tersebut turut dihadiri Wakil Bupati Abdya Zaman Akli, Ketua DPRK Roni Guswandi, Plt Sekda Amrizal, unsur Forkopimda Abdya, pimpinan instansi vertikal, para Kepala SKPK, tokoh agama, tokoh masyarakat, serta pejabat daerah lainnya.

Sebelumnya, Pemerintah melalui Kementerian Agama telah menetapkan 1 Syawal 1447 Hijriah jatuh pada Sabtu, 21 Maret 2026. Penetapan tersebut dilakukan melalui sidang isbat yang digelar di Auditorium HM Rasjidi, Kantor Pusat Kementerian Agama, Jakarta Pusat, Kamis (19/3/2026).

ADVERTISEMENT

Sementara, Muhammadiyah menetapkan 1 Syawal 1447 H sehari lebih awal dari Pemerintah. Muhammadiyah menetapkan lebaran Idul Fitri tahun ini pada Jumat, 20 Maret 2026. (*)

Editor: Tim Redaksi
Reporter: Salman