Blangpidie – Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Kabupaten (DPRK) Aceh Barat Daya (Abdya) Roni Guswandi melaksanakan kegiatan Reses I Tahun 2026 di Gampong Padang, Kecamatan Manggeng, Kamis (12/3/2026).

ADVERTISEMENT

Kegiatan tersebut sebagai ajang bagi wakil rakyat untuk mendengar langsung berbagai aspirasi masyarakat terkait kebutuhan pembangunan di daerah.

Dalam pertemuan itu, warga Gampong Padang mengusulkan pembangunan kubah Mushala Al-Kahfi yang selama ini dinilai belum memadai.

ADVERTISEMENT

Menanggapi aspirasi tersebut, Roni Guswandi menyatakan komitmennya untuk memperjuangkan pembangunan kubah mushala melalui dana pokok pikiran (Pokir) DPRK Abdya pada tahun ini.

“Insyaallah, pembangunan kubah mushala akan kita laksanakan tahun ini melalui pokir,” kata Roni Guswandi yang akrab disapa Abi Roni.

ADVERTISEMENT

Selain pembangunan rumah ibadah, politisi Partai Gerindra itu juga berencana mengupayakan bantuan fasilitas penunjang ibadah dan pendidikan agama. Ia menyebutkan, pihaknya akan mengusulkan pengadaan tikar sajadah serta perangkat pendingin ruangan (AC) untuk Dayah Aisyiah di Gampong Padang.

“Pengadaan tikar sajadah dan AC akan kita usulkan melalui Pokir, jika nanti ini terealisasi baru kita salurkan ke Dayah Aisyiah di gampong Padang,” ujarnya.

ADVERTISEMENT

Tidak hanya dari Gampong Padang, warga dari sejumlah wilayah lain juga memanfaatkan kesempatan reses tersebut untuk menyampaikan berbagai aspirasi lainnya. Di antaranya peningkatan jalan komplek rumah 30 di Gampong Tokoh II, Kecamatan Lembah Sabil sepanjang sekitar 150 meter.

Selain itu, masyarakat juga mengusulkan pembangunan tempat wudhu Musholla Darul Iman di Gampong Tokoh II. Usulan lain yang disampaikan warga adalah peningkatan jalan di Dusun Ujong Manggeng, Gampong Sejahtera, Kecamatan Manggeng.

Warga juga meminta pembangunan jembatan penghubung antara Gampong Tokoh II di Kecamatan Lembah Sabil dengan Gampong Blang Manggeng, Kecamatan Manggeng. Infrastruktur tersebut dinilai penting untuk memperlancar mobilitas masyarakat di dua wilayah tersebut.

Abi Roni mengatakan seluruh aspirasi masyarakat akan dicatat dan diperjuangkan melalui mekanisme perencanaan pembangunan daerah. Ia menegaskan bahwa kegiatan reses merupakan sarana penting bagi anggota legislatif untuk menyerap kebutuhan masyarakat secara langsung.

Editor: Salman