Iklan - Scroll ke bawah untuk baca artikel
NasionalPeristiwa

89 Desa di Demak Terendam Banjir, 22.725 Jiwa Mengungsi

606
×

89 Desa di Demak Terendam Banjir, 22.725 Jiwa Mengungsi

Sebarkan artikel ini
Sejumlah warga berjalan melintasi jalan yang terendam banjir di Desa Setrokalangan, Kudus, Jawa Tengah, Jumat (15/3/2024). Foto: ANTARA

Demak, Acehglobal – Hujan deras dan jebolnya enam tanggul menyebabkan 89 desa di 11 kecamatan di Kabupaten Demak, Jawa Tengah terendam banjir.

Banjir semakin meluas hingga Selasa (19/3/2024) dan merendam permukiman penduduk di sepanjang Jalan Sultan Fatah (Bogorame) hingga depan Jalan Gedung Demak Sport Center.

Advertisement
Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Menurut laporan Pusat Pengendalian Operasi (Pusdalops) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Demak, ketinggian banjir di 11 kecamatan tersebut berkisar antara 30 hingga 80 sentimeter.

“Sebanyak 93.149 jiwa terdampak banjir dan 22.725 jiwa di antaranya terpaksa mengungsi,” tulis laporan BNPB yang dikutip dari situs Diskominfo Demak, Rabu (20/3/2024).

Baca Juga :   Pemerintah Resmi Tetapkan Jadwal Pemilu dan Pilkada 2024

Pemerintah Kabupaten Demak telah mendirikan 45 lokasi pengungsian untuk menampung warga yang terdampak banjir.

BPBD Kabupaten Demak masih bersiaga memantau situasi banjir yang terus meluas.

Salah satu tanggul yang jebol adalah tanggul Sungai Wulan di perbatasan Kabupaten Demak dan Kudus yang jebol pada Minggu (17/3/2024). Jebolnya tanggul ini menyebabkan meluasnya banjir di wilayah Demak.

Baca Juga :   Kabar Baik! Harga Pertamax Turun dari Rp 13.900 jadi Rp 12.800/Liter

Untuk mengurangi genangan air di permukiman, warga Kampung Bogorame berinisiatif membendung aliran air banjir dengan kantong pasir.(*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *