Meulaboh – Sebuah unit dump truck merek Hino warna hijau bernomor polisi BM 9036 UO dilaporkan menabrak satu unit mobil Daihatsu Sigra warna silver bernomor polisi BL 1563 C yang sedang terparkir di bahu jalan.
Peristiwa kecelakaan lalu lintas ini terjadi di depan sebuah warung kopi yang terletak di Jalan Meulaboh–Nagan Raya, tepatnya di Desa Langung, Kecamatan Meureubo, Kabupaten Aceh Barat, pada Rabu (7/10/2026) pagi sekitar pukul 08.15 WIB.
“Kecelakaan yang terjadi sekitar pukul 08.15 WIB itu diduga dipicu pengemudi dump truck yang mengantuk hingga kendaraan bergerak ke sisi kiri jalan. Tidak ada korban jiwa maupun luka dalam kejadian tersebut, namun kedua kendaraan mengalami kerusakan dengan kerugian material diperkirakan mencapai Rp5 juta,” ungkap Kapolres Aceh Barat AKBP Agus Sulistianto, S.H., S.I.K., melalui Kasat Lantas Polres Aceh Barat AKP Eko Suhendro, S.H.
Berdasarkan keterangan yang dihimpun, dump truck Hino tersebut dikemudikan oleh Afdal Taufik (20), warga Desa Muarafajar Barat, Kecamatan Rumbai Barat, Kota Pekanbaru, yang melaju dari arah Nagan Raya menuju Meulaboh.
Sementara itu, Daihatsu Sigra warna silver dengan nomor polisi BL 1563 C dikemudikan oleh Usman Ganto (38), warga Desa Kota Bahagia, Kecamatan Kuala Batee, Kabupaten Aceh Barat Daya.
“Saat melintas di kawasan jalur lurus tersebut, dump truck tiba-tiba bergerak ke arah kiri dan menghantam bagian belakang Sigra yang tengah terparkir. Benturan membuat bagian belakang Sigra rusak, sementara bagian depan sebelah kiri truk turut ringsek,” jelas AKP Eko Suhendro.
Ia juga menambahkan bahwa meskipun benturan tersebut mengakibatkan kerugian material pada kedua kendaraan, kedua pengemudi selamat dan tidak mengalami luka-luka. Usman Ganto diketahui telah mengantongi SIM A, sedangkan Afdal Taufik memiliki SIM BI Umum.
“Kondisi jalan saat kejadian cukup ramai dengan arus lalu lintas yang tetap lancar. Cuaca pagi itu juga dilaporkan cerah, sedangkan ruas jalan di lokasi kecelakaan merupakan jalur lurus,” terang Kasat Lantas.
Pihak Satlantas Polres Aceh Barat yang menerima laporan sekitar pukul 08.35 WIB langsung bergerak cepat mendatangi lokasi kejadian untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP), memeriksa kondisi kendaraan serta pengemudi, dan menghimpun keterangan saksi.
Terkait insiden ini, pihak kepolisian memberikan imbauan kepada seluruh pengendara.
“Kami mengingatkan para pengemudi agar tidak memaksakan diri berkendara ketika kondisi tubuh mulai lelah atau mengantuk,” tegas AKP Eko Suhendro.
Menurutnya, faktor kelelahan dan rasa kantuk sangat berbahaya karena dapat menurunkan konsentrasi serta memperlambat waktu reaksi pengemudi saat menghadapi situasi darurat di jalan raya.
“Karena itu, pengemudi yang merasa lelah atau mengantuk disarankan segera mencari tempat yang aman untuk beristirahat sebelum kembali melanjutkan perjalanan. Langkah sederhana tersebut penting untuk menjaga konsentrasi sekaligus mencegah risiko kecelakaan,” pesannya.
Selain itu, Kasat Lantas AKP Eko Suhendro juga mengimbau masyarakat agar selalu memastikan kondisi fisik dan kelaikan kendaraan sebelum bepergian, serta senantiasa mematuhi aturan berlalu lintas demi keamanan bersama di jalan raya. (*)




