Blangpidie – Kecelakaan lalu lintas yang melibatkan truk pengangkut bijih besi milik PT Louser Karya Tambang (LKT) di Kabupaten Aceh Barat Daya (Abdya) menewaskan seorang warga Kecamatan Kuala Batee.

ADVERTISEMENT

Korban meninggal dunia setelah becak motor yang dikendarainya ditabrak truk di jalan nasional.

Peristiwa ini memicu sorotan dari berbagai pihak, termasuk kalangan mahasiswa. Insiden tersebut kembali mengangkat isu keselamatan angkutan tambang di wilayah itu.

ADVERTISEMENT

Pimpinan Cabang Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (PC IMM) Abdya menilai aktivitas operasional PT LKT di lapangan perlu ditinjau ulang. Mereka menduga masih terdapat persoalan administratif terkait izin pengangkutan tambang.

“Ada dugaan PT. LKT tidak memiliki izin pengangkutan tambang yang lengkap. Seharusnya, surat izin angkutan di keluarkan oleh DPMPTSP. Maka, seharusnya pihak terkait harus angkat bicara atas problem ini, agar tidak ada keraguan dan tanda tanya di kalangan umum,” ujar Ketua PC IMM Abdya, Khairul Rijal, Minggu (29/3/2026).

ADVERTISEMENT

Khairul menegaskan, jika dugaan tersebut benar, maka kondisi itu sangat disayangkan mengingat perusahaan telah lama beroperasi. Ia menilai, praktik seperti itu berpotensi melanggar ketentuan hukum yang berlaku.

Selain itu, ia juga mempertanyakan sikap pemerintah yang dinilai belum tegas dalam melakukan pengawasan.

ADVERTISEMENT

“Tidak boleh ada pembiaran terhadap aktivitas yang berpotensi ilegal,” katanya.

Selain persoalan izin, PC IMM Abdya juga mendesak pemerintah mengevaluasi terhadap standar operasional prosedur (SOP) pengangkutan tambang. Menurut Khairul, pengaturan jam operasional dan batas kecepatan kendaraan saat beroperasi di jalan perlu diatur.

Dia juga menilai, pengawasan dari pemerintah daerah dan DPRK sangat diperlukan untuk menjamin keselamatan pengguna jalan.

“SOP harus memastikan keamanan dan kenyamanan masyarakat,” ucapnya.

Di lapangan, kata Khairul, keluhan masyarakat terhadap truk pengangkut material kerap terdengar. Warga menilai kendaraan tersebut sering melaju dengan kecepatan tinggi, terutama saat tidak bermuatan.

Editor: Tim Redaksi
Reporter: Salman