Iklan - Scroll ke bawah untuk baca artikel
BeritaDaerahKesehatan

Kasus DBD di Abdya Meningkat, dr. Aris Ajak Masyarakat Budayakan Hidup Bersih

426
×

Kasus DBD di Abdya Meningkat, dr. Aris Ajak Masyarakat Budayakan Hidup Bersih

Sebarkan artikel ini
Plt. Direktur RSUTP Abdya, dr. Aris Fazeriandy. Foto: Acehglobal/Ist

BLANGPIDIE – Kasus Demam Berdarah Dengue (DBD) di Kabupaten Aceh Barat Daya (Abdya) mengalami peningkatan. Hal ini disampaikan oleh Plt. Direktur Rumah Sakit Umum Tengku Peukan (RSUTP) Abdya, dr. Aris Fazeriandy, Minggu (17/9/2023).

“Kalau dilihat dari data pasien, kasus DBD di Abdya cenderung meningkat,” ujar dr. Aris.

Advertisement
Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Menurut dr. Aris, peningkatan kasus DBD di Abdya disebabkan oleh beberapa faktor, di antaranya musim penghujan yang berkepanjangan dan kurangnya kesadaran masyarakat untuk menjaga kebersihan lingkungan.

Baca Juga :   Keuchik di Pidie Jaya Meninggal Gantung Diri di Pohon

“Penyakit DBD ini berbahaya bila kita sepelekan, jadi jika ada dijumpai pada keluarga, saudara atau anak yang mengalami gejala demam tinggi, nyeri sendi, penurunan nafsu makan dan gejala sakit perut, maka segera berobat ke fasilitas kesehatan dan jangan lupa banyak makan dan minum yang sehat,” pesannya.

Baca Juga :   Keuchik Yang Meninggal saat Upacara HUT RI ke-78 Terima Santunan dari BPJS

Untuk mencegah penyebaran DBD, dr. Aris mengajak seluruh masyarakat untuk menghidupkan kembali gotong royong di gampong-gampong yang ada di Abdya.

“Budayakan hidup bersih, buang tempat atau wadah yang menampung genangan air yang bisa menjadi sarang berkembang biaknya nyamuk Nyamuk Aedes Aegypti,” ajaknya.

“Mulailah dengan Prilaku Hidup Bersih dan Sehat, karena itu adalah kunci mencegah berkembangnya penyakit,” kata dr. Aris.

Baca Juga :   11 RSUD di Aceh Berubah Menjadi UPTD, Salah satunya RSUTP Abdya

Berdasarkan jumlah pasien yang masuk ke RSUTP dilaporkan kasus DBD selama tahun 2023 di Abdya sejak Januari – September mencapai total 113 kasus.

Kasus tersebut terdiri dari Januari sebanyak 31 orang, Februari 17 orang, Maret 14 orang, April 12 orang, Mei 7 orang, Juni 7 orang, Juli 9 orang, Agustus 6 orang, serta September 10 orang.(*)

Editor: Salman

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *