Iklan - Scroll ke bawah untuk baca artikel
BeritaDaerah

Ketua PWM A. Malik Musa Ungkap Muhammadiyah Bakal Bangun Rumah Sakit di Aceh

492
×

Ketua PWM A. Malik Musa Ungkap Muhammadiyah Bakal Bangun Rumah Sakit di Aceh

Sebarkan artikel ini
Ketua PWM Aceh, A. Malik Musa dalam sambutannya saat membuka Musyda ke-4 Muhammadiyah dan 'Aisyiyah Kabupaten Abdya di halaman Masjid At-Taqwa Muhammadiyah Blangpidie, Sabtu (10/6/2023). Foto: Acehglobal/Salman.

BLANGPIDIE – Ketua Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) Aceh, A. Malik Musa, mengungkapkan bahwa Muhammadiyah Aceh sedang berupaya keras untuk membangun Rumah Sakit Muhammadiyah di Aceh.

Hal itu dikatakan A. Malik Musa dalam sambutannya saat membuka Musyawarah Daerah (Musyda) ke-4 Muhammadiyah dan ‘Aisyiyah Kabupaten Aceh Barat Daya (Abdya) di halaman Masjid At-Taqwa Muhammadiyah Blangpidie, Sabtu (10/6/2023).

Advertisement
Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Acara yang mengusung tema “Sinergisitas dalam persyarikatan, menuju umat berkemajuan” ini, dihadiri Sekda Abdya Salman Alfarisi, Ketua ‘Aisyiyah Aceh, Ashraf, Kepala Kantor Kemenag Abdya, Salman Alfarisi, dan unsur Forkopimda lainnya, serta para undangan.

Baca Juga :   Bupati Tgk. Amran Lantik 31 Keuchik Definitif di Aceh Selatan

A. Malik Musa, dalam kesempatan itu menyebut Muhammadiyah Aceh sedang mengupayakan terwujudnya rumah sakit Muhammadiyah di Aceh. Ia mengatakan rencana berdirinya rumah sakit Muhammadiyah di Aceh sudah masuk dalam program prioritas Pimpinan Pusat Muhammadiyah di Jakarta.

Karena itu, Muhammadiyah Aceh, ungkap Malik, akan terus memperjuangkan cita-cita tersebut dengan melakukan lobi secara intensif kepada PP Muhammadiyah dan Bank Syariah, termasuk salah satunya Bank Aceh.

“Rumah Sakit Muhammadiyah Aceh saat ini berada di peringkat enam dalam skala prioritas Pimpinan Pusat Muhammadiyah,” ungkapnya, sambil disambut gemuruh tepuk tangan oleh para peserta Musyda yang hadir.

Baca Juga :   Cuitannya Dikritik, Ini Tanggapan Kalak BPBK Abdya

Lebih lanjut, A. Malik Musa menjelaskan bahwa keberadaan klinik Muhammadiyah di setiap daerah sangat penting untuk mendukung berdirinya Rumah Sakit Muhammadiyah Aceh.

Dengan adanya klinik-klinik tersebut, Rumah Sakit Muhammadiyah Aceh dapat menjadi rumah sakit rujukan bagi pasien yang dirawat di klinik-klinik Muhammadiyah di seluruh daerah.

“Kalau mau jadi ketua Muhammadiyah dan ‘Aisyiyah di daerah kedepan, harus mampu melahirkan Klinik Muhammadiyah. Kalau tidak mampu ya kami minta maaf,” ucapnya dengan nada humor.

Sementara itu, dalam kesempatan yang sama, Pj Bupati Abdya yang diwakili oleh Sekda, Salman Alfarisi, mengatakan bahwa Muhammadiyah dan ‘Aisyiyah telah berperan penting dalam pembangunan dan kesejahteraan umat.

Baca Juga :   Polsek Seunagan Salurkan Bantuan Sembako untuk Warga Miskin

“Muhammadiyah dan ‘Aisyiyah tidak hanya berkontribusi pada bidang keagamaan, tetapi juga dalam bidang pendidikan, kesehatan dan sosial kemasyarakatan lainnya,” ujar Sekda.

Meskipun Muhammadiyah dan ‘Aisyiyah telah banyak berjasa di negara ini dan bahkan di tingkat internasional, Sekda berharap para pengurus dan kader untuk terus bekerja keras dalam melaksanakan program-programnya sebagai organisasi pelopor pembaharuan dan modernisasi.

“Oleh karena itu, dalam Musda ke-4 ini, harapannya kita dapat melahirkan pengurus yang memiliki gagasan dan program yang dapat memberikan manfaat bagi umat dan bangsa,” pungkas Salman Alfarisi.(*)

Editor: Redaksi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *