Menurut dia, nilai tersebut sejalan dengan ajaran sosial yang diwariskan pendiri Muhammadiyah, Ahmad Dahlan, yang menekankan pentingnya mewujudkan ajaran agama melalui tindakan nyata untuk membantu kelompok lemah, termasuk anak yatim dan kaum miskin.
ADVERTISEMENT
“Karena itu kami melihat kepedulian kepada anak yatim bukan hanya kegiatan simbolik. Ia menjadi bagian dari tanggung jawab sosial yang harus terus dijaga,” kata Rusman. (*)
Halaman
Editor: Salman

Tinggalkan Balasan