Aceh Utara – Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) Kabupaten Aceh Utara menggelar rapat koordinasi perdana bersama seluruh pengurus dan anggota.
Rapat berlangsung di Kafe SPBU Teupin Punti, Kecamatan Syamtalira Aron, Minggu (11/10/2026) siang.
Ketua SMSI Aceh Utara, Hasanuddin, memimpin langsung jalannya pertemuan. Ia mengatakan, bahwa rapat koordinasi ini bukan sekadar rutinitas administratif, melainkan momentum strategis untuk mempererat silaturahmi dan soliditas antar anggota.
“Kegiatan ini diharapkan menjadi momentum untuk memperkuat eksistensi SMSI Aceh Utara sekaligus meningkatkan hubungan kemitraan dengan berbagai pihak,” ujar Hasanuddin.
Fokus utama pembahasan dalam rapat kali ini tertuju pada penyusunan program kerja jangka pendek. Agenda krusial yang tengah disiapkan adalah rencana pelantikan pengurus baru yang akan dirangkai dengan penyerahan Anugerah SMSI.
Acara puncak tersebut direncanakan berlangsung pada Desember 2026. Anugerah ini akan diberikan kepada tokoh, instansi, serta mitra yang dinilai memiliki kontribusi nyata terhadap perkembangan organisasi dan pers di wilayah setempat.
Penasehat SMSI Aceh Utara, Abdul Halim, memberikan arahan agar pelaksanaan acara nanti tetap mengedepankan prinsip kesederhanaan, namun harus berjalan meriah, tertib, dan berkesan bagi para tamu undangan.
“Dukungan serta kesiapan seluruh pengurus dan anggota sangat dibutuhkan demi kelancaran kegiatan tersebut,” tegas Abdul Halim.
Sementara itu, dalam sesi diskusi, Saiful Anshori mengusulkan agar proses kurasi penerima anugerah segera ditindaklanjuti.
Ia meminta pengurus segera merekomendasikan nama-nama tokoh atau instansi yang layak mendapatkan penghargaan.
“Sejumlah nama telah dibahas sebagai bahan pertimbangan awal, dan penetapan resminya akan diputuskan melalui pembahasan lebih lanjut oleh pengurus,” kata Saiful.
Menutup rapat, Hasanuddin kembali menekankan pentingnya sinergi. Ia berharap seluruh program yang telah dirancang dapat terealisasi dengan baik dan memberikan manfaat nyata bagi kemajuan pers dan media siber di Aceh Utara. (*)




