Iklan - Scroll ke bawah untuk baca artikel
BeritaPeristiwa

Terekam CCTV, Maling di Abdya Nekat Bawa Kabur Bemor milik Warga

395
×

Terekam CCTV, Maling di Abdya Nekat Bawa Kabur Bemor milik Warga

Sebarkan artikel ini
Screenshot video rekaman CCTV pelaku membawa gabur becak motor milik warga di Jalan Kesehatan, Blangpidie, Selasa (9/11/2021).

GLOBAL BLANGPIDIE – Aksi nekat seorang pria membawa kabur becak motor (bemor) milik warga di Desa Kuta Tuha, Kecamatan Blangpidie, Kabupaten Aceh Barat Daya (Abdya), terekam CCTV.

Bemor milik Ali Usman (55) warga setempat itu dibawa kabur pelaku tanpa basa basi terjadi sekitar pukul 13.00 WIB siang setelah diparkirkan di salah satu klinik praktek Jalan Kesehatan Blangpidie, Selasa (9/11/2021).

Advertisement
Scroll ke bawah untuk melanjutkan

“Saya pulang ke rumah, becak saya parkirkan disamping klinik praktek sebentar. Selepas itu saya ke mesjid shalat zuhur. Pulang dari mesjid saya lihat becak udah gakda lagi,” ujar Abdul Kadir, warga yang membawa becak Usman.

Kadir menyebutkan, jika bemor tersebut bukan miliknya, akan tetapi adalah milik abang iparnya Usman. Sehari-hari becak itu dipergunakan untuk bekerja mencari rezeki.

Baca Juga :   Gubernur Aceh: Kehidupan Demokrasi Takkan Ada tanpa Dukungan Wartawan

“Untuk saat ini kita belum lapor polisi tunggu 1×24 jam dulu. Sementara kita sudah curigai orang yang membawa kabur becak tersebut,” katanya.

Kadir meminta kepada siapa pun yang membawa kabur becak agar segera mengembalikan kepada pemiliknya.

“Harapan kami mohon segera dikembalikan, jika tidak kita akan laporkan ke polisi,” pinta Kadir.

Informasi yang dihimpun, peristiwa raibnya bemor milik Ali Usman itu terekam CCTV milik warga setempat.

Baca Juga :   Abi Roni Pimpin DPC Partai Gerindra Abdya

Dalam video, terlihat pelaku seorang pria memakai topi dan masker membawa kabur becak motor yang masih berisi barang-barang, berupa rantang nasi maulid dan tikar.

Becak tersebut dibawa lari oleh pelaku ke arah jalur menuju ke Puskesmas lama Blangpidie.

Hingga berita ini tayang, setelah dikonfirmasi kepada pemilik bemor hingga kini becak tersebut masih belum dikembalikan oleh pelaku. (*)