Iklan - Scroll ke bawah untuk baca artikel
DaerahHukrim

Video Pembegalan di Gunung Trans Nagan Raya, Itu Hoax!

2393
×

Video Pembegalan di Gunung Trans Nagan Raya, Itu Hoax!

Sebarkan artikel ini
Screenshot video korban begal di Gunung Trans Nagan Raya atau jalan nasional Tapaktuan-Nagan Raya-Meulaboh. Video ini tersebut luas di media sosial pada Senin (1/5/2023). Setelah dicek video ini hoax.

SUKA MAKMUE – Warga dihebohkan dengan video yang tersebar di media sosial tentang seorang pria yang diduga menjadi korban begal di Gunung Trans Nagan Raya atau jalan nasional Tapaktuan-Nagan Raya-Meulaboh, Senin (1/5/2023).

Belakangan diperoleh informasi bahwa video yang beredar luas di grup WhatsApp dan media sosial lainnya itu dinyatakan “Video Hoax.”

Advertisement
Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Polres Nagan Raya tengah melakukan pencarian terhadap pelaku penyebar video tersebut.

Baca Juga :   Keuchik di Blangpidie Abdya Wajib Ikut Apel Pagi

Kapolres Nagan Raya, AKBP Setiayawan Eko Prasetiya melalui Kasat Reskrim, AKP Machfud SH, MM mengatakan bahwa kejadian itu tidak terjadi di Gunung Trans Gagak Lamie, Kecamatan Darul Makmur, seperti yang diungkapkan dalam video.

Menanggapi kejadian ini, AKP Machfud menegaskan bahwa video yang beredar itu hanyalah hoax belaka dan kejadiannya tidak berada di Kabupaten Nagan Raya.

Ia pun mengimbau masyarakat untuk tidak lagi menyebar video tersebut karena dapat menimbulkan keresahan dan kepanikan di tengah-tengah masyarakat.

Baca Juga :   Bupati Abdya Buka Musyawarah Besar Majelis Adat Aceh

Atas peristiwa ini, Polres Nagan Raya mengaku sedang melakukan pencarian terhadap pelaku penyebar video hoax tersebut.

“Agar dapat ditemukan penyebar video hoax tersebut dan dapat diproses sesuai ketentuan, karena telah melanggar UU ITE,” ungkap AKP Machfud kepada wartawan, Senin (1/5/2023).

AKP Machfud juga meminta kerjasama dari masyarakat untuk memberikan informasi yang dapat membantu dalam pencarian pelaku tersebut.

Baca Juga :   Dampak Aktivitas Galian C, Dua Gampong di Nagan Raya Saling Klaim Tapal Batas

Selain itu, AKP Machfud juga mengimbau masyarakat untuk tetap tenang dan tidak merasa takut saat melintasi jalan tersebut pada malam hari karena kejadian yang diungkapkan dalam video tidak terjadi di Kabupaten Nagan Raya.

Ia berharap dengan adanya penjelasan ini, masyarakat dapat melaksanakan aktivitas seperti biasa tanpa rasa takut atau khawatir. (*)

Editor : Salman

Simak berita dan artikel lainnya di Google News