Atlanta – Drama luar biasa tersaji dalam laga semifinal Piala Dunia 2026. Juara bertahan Argentina kembali membuktikan mentalitas baja mereka setelah sukses menundukkan Inggris dengan skor tipis 2-1 lewat laga penuh tensi di Stadion Mercedes-Benz, Atlanta, Kamis (16/7/2026) dini hari WIB.
The Three Lions sebenarnya sudah berada di ambang sejarah untuk menembus final Piala Dunia pertama mereka di luar kandang sejak 1966. Namun, keunggulan Inggris sirna dalam sekejap akibat gelombang serangan tanpa henti dari tim tango di penghujung laga.
Dua gol kilat dalam kurun waktu tujuh menit dari Enzo Fernandez dan Lautaro Martinez sukses membalikkan keadaan sekaligus memastikan tiket final bagi Argentina.
Jalannya Pertandingan
Sesuai prediksi, persaingan yang sarat sejarah ini langsung memanas sejak peluit pertama ditiupkan. Kedua tim bermain sangat berhati-hati dan lebih banyak terlibat duel fisik di area tengah lapangan. Alur permainan yang kerap terhenti membuat kedua kubu kesulitan menciptakan peluang bersih.
Pada paruh pertama ini, laga berjalan sangat keras. Wasit tercatat harus meniup peluit untuk 19 pelanggaran (12 oleh Argentina dan 7 oleh Inggris).
Elliot Anderson (Inggris) dan Lisandro Martinez (Argentina) menjadi pemain yang harus menerima kartu kuning akibat permainan disiplin menjurus kasar dari kedua tim.
Skor kacamata 0-0 bertahan hingga turun minum.
Memasuki babak kedua, tempo permainan mulai meningkat. Kebuntuan akhirnya pecah pada menit ke-55. Berawal dari skema serangan cepat, Anthony Gordon sukses mencatatkan namanya di papan skor setelah menaklukkan Emiliano Martinez.
Stadion Mercedes-Benz bergemuruh, kubu Inggris memimpin 1-0.
Tertinggal satu gol membuat sang juara bertahan tersengat. Pelatih Lionel Scaloni langsung melakukan sejumlah pergantian taktis demi menambah daya gedor, termasuk memasukkan Rodrigo De Paul dan sang predator, Lautaro Martinez.
Argentina terus membombardir pertahanan Inggris. Namun, kiper Inggris Jordan Pickford tampil luar biasa. Ia melakukan serangkaian penyelamatan gemilang di mulut gawang, mementahkan peluang-peluang emas dari lini depan Argentina. Tak hanya itu, sundulan keras Alexis Mac Allister yang sempat membentur tiang gawang membuat kubu Inggris bernapas lega.
Petaka Menit Akhir Gagalkan Mimpi Inggris
Petaka bagi skuad asuhan Thomas Tuchel dimulai ketika mereka memutuskan untuk menumpuk pemain di lini pertahanan demi mengamankan keunggulan. Keputusan memarkir bus ini harus dibayar sangat mahal.
Pada menit ke-85, Enzo Fernandez melepaskan tembakan spektakuler dari luar kotak penalti yang tak mampu dijangkau oleh Pickford. Skor pun berubah menjadi imbang 1-1 dan momentum laga seketika beralih ke kubu Albiceleste.
Ketika laga tampaknya akan berlanjut ke babak tambahan, drama sesungguhnya terjadi pada masa injury time tepatnya menit ke-90+2.
Memanfaatkan umpan matang di dalam kotak penalti, Lautaro Martinez yang berdiri bebas dengan cerdik menyundul bola masuk ke gawang Inggris. Gol tersebut langsung mengunci kemenangan dramatis Argentina 2-1.
Susunan Pemain Inggris vs Argentina
Inggris (4-2-3-1): Jordan Pickford (PG); Reece James (Dan Burn 82′), John Stones (Toney 90′), Marc Guehi, Djed Spence (Rashford 90′); Declan Rice (O’Reilly 82′), Elliot Anderson; Morgan Rogers, Jude Bellingham, Anthony Gordon (Konsa 72′); Harry Kane.
Pelatih: Thomas Tuchel.
Argentina (4-4-2): Emiliano Martinez (PG); Nahuel Molina (Montiel 72′), Cristian Romero, Lisandro Martinez (Otamendi 72′), Nicolas Tagliafico (Lautaro Martinez 81′); Leandro Paredes (Gonzalez 64′), Alexis Mac Allister, Enzo Fernandez, Giuliano Simeone (De Paul 72′); Lionel Messi, Julian Alvarez.
Pelatih: Lionel Scaloni
Argentina Lawan Spanyol di Final
Dengan hasil ini, mimpi generasi emas Inggris untuk membawa pulang trofi Piala Dunia kembali kandas dengan cara yang sangat menyakitkan. Sebaliknya, langkah kaki Lionel Messi dan kolega terus melaju mulus demi misi mempertahankan gelar sang juara dunia.
Di laga final yang akan digelar pada hari Senin (20/7/2026) dini hari, di Stadion New York/New Jersey, Amerika Serikat, Argentina sudah ditunggu oleh raksasa Eropa lainnya, Spanyol, yang sebelumnya telah lebih dulu lolos setelah menumbangkan Prancis dengan skor 2-0. (*)
