Blangpidie – Pembangunan Balai Pendidikan Al-Qur’an (BPA) Gampong Cot Jeurat, Kecamatan Blangpidie, Kabupaten Aceh Barat Daya (Abdya), kini telah rampung dikerjakan. Fasilitas pendidikan agama tersebut berdiri berkat pokok pikiran (pokir) Anggota DPRK Abdya dari Partai Golkar, Justar YS.

ADVERTISEMENT

Pimpinan Balai Pengajian Al-Qur’an Al-Muttaqin Cot Jeurat, H. Muhammad Nazir Kasim, menyampaikan rasa syukurnya atas selesainya pembangunan tersebut. Ia menilai fasilitas itu menjadi investasi jangka panjang bagi pendidikan agama anak-anak di desanya.

“InsyaAllah dari ruang kelas ini, suatu hari akan lahir generasi yang mampu membaca dan mencintai Al-Qur’an,” ujar Nazir Kasim, Senin (2/3/2026).

ADVERTISEMENT

Nazir menambahkan, pembangunan dua ruang BPA itu bukan sekadar proyek fisik, melainkan bagian dari upaya menyelamatkan generasi dari buta huruf Al-Qur’an.

Ia berharap tempat tersebut menjadi wadah pembentukan akhlak, moral, dan karakter religius sejak usia dini. Baginya, perhatian pemerintah daerah melalui pokir dewan patut diapresiasi.

ADVERTISEMENT

“Ini adalah bentuk kepedulian nyata terhadap masa depan anak-anak kami,” katanya.

Apresiasi juga disampaikan Irwandi, salah satu wali murid sekaligus Ketua Pembangunan BPA Cot Jeurat. Ia mewakili sekitar 80 santri yang belajar di balai tersebut menyampaikan rasa terima kasih atas terealisasinya pembangunan.

ADVERTISEMENT

“Mewakili wali murid dari 80 santri, saya menyampaikan rasa syukur yang tak terhingga kepada Allah, atas kehendak-Nya pembangunan tempat belajar anak kami sudah sangat sempurna seperti yang kita saksikan hari ini,” ujarnya.

Irwandi menjelaskan, pembangunan BPA bersumber dari pokir DPRK Abdya yang direalisasikan secara bertahap. Tahap awal dimulai pada 2022, kemudian dilanjutkan penyempurnaan hingga tuntas pada 2025.

Kini, kata Irwandi, selain digunakan sebagai tempat belajar mengaji, bangunan tersebut juga dimanfaatkan untuk kegiatan tadarus ibu-ibu selama bulan Ramadhan.

“Alhamdulillah, balai pendidikan Al-Qur’an kami sudah sangat sempurna dan bisa dimanfaatkan lebih luas oleh masyarakat,” katanya. (*)

Editor: Salman
Reporter: Muhammad Nasir