Banda Aceh – PT Pembangunan Aceh (Perseroda) atau PT PEMA menggelar Town Hall Meeting perdana tahun 2026 di Banda Aceh pada Jumat (13/2/2026). Forum strategis ini menjadi ruang refleksi sekaligus penegasan komitmen manajemen dan karyawan untuk membangun perusahaan daerah yang lebih kokoh, profesional, dan berdaya saing dalam menghadapi dinamika bisnis ke depan.
Direktur Utama PT PEMA, Mawardi Nur, memberikan peringatan keras kepada seluruh jajarannya untuk menanggalkan mentalitas lama. Ia menuntut perubahan budaya kerja yang lebih akuntabel dan bersih dari kepentingan pribadi demi menjaga marwah perusahaan di mata publik.
“Ini menjadi tantangan bagi kita semua untuk benar-benar bekerja secara profesional tanpa membawa embel-embel apa pun. Kinerja kita dipantau oleh masyarakat, dan kita harus mampu membuktikan pencapaian terhadap target-target yang telah kita tetapkan,” tegas Mawardi.
Arahan tersebut juga dipertegas oleh Sekretaris Perusahaan PT PEMA, Reza Hendra Putra. Ia menyampaikan pesan pimpinan mengenai pentingnya perbaikan menyeluruh pada sisi tata kelola dan disiplin SDM agar setiap lini perusahaan memiliki pola kerja yang lebih terstruktur.
“Kita harus bekerja lebih terstruktur, lebih disiplin, dan lebih profesional. Setiap lini harus memahami perannya dan memastikan target perusahaan tercapai secara optimal,” ujar Reza.
Dari sisi performa keuangan, Direktur Komersial PT PEMA Faisal Ilyas menekankan bahwa tahun 2026 adalah fase krusial untuk membuktikan produktivitas bisnis. Ia menginstruksikan seluruh unit untuk memastikan proyek yang sedang berjalan mampu memberikan kontribusi pendapatan yang signifikan.
“Target kita jelas, meningkatkan pendapatan perusahaan pada tahun 2026. Semua lini harus bergerak dalam satu irama agar rencana bisnis dapat terealisasi,” kata Faisal.
Selaras dengan itu, Direktur Umum dan Keuangan PT PEMA mengingatkan bahwa keberhasilan transformasi ini bergantung pada loyalitas dan integritas seluruh insan PEMA. Melalui sinergi yang lebih kuat, perusahaan optimistis dapat memaksimalkan peluang usaha dan memberikan kontribusi terbaik bagi pembangunan Aceh sepanjang tahun 2026. (*)

Tinggalkan Balasan