Blangpidie – Kapolsek Manggeng AKP Andri Jusman melakukan kunjungan silaturahmi ke Dayah Bustanul Jadid di Gampong Lhung Baroe, Kecamatan Manggeng, Kabupaten Aceh Barat Daya (Abdya), Kamis (2/4/2026).

ADVERTISEMENT

Kunjungan tersebut disambut langsung oleh pimpinan dayah Bustanul Jadid, Tgk Salman Alfarisi Daod atau yang akrab disapa Abon Salman Paya Laot.

Abon Salman menyambut baik kunjungan tersebut dan menilai pertemuan ini penting dalam membangun sinergi antara ulama dan aparat kepolisian.

ADVERTISEMENT

“Alhamdulillah, kunjungan ini menjadi ajang silaturahmi sekaligus memperkuat kerja sama antara kepolisian dan ulama di Kecamatan Manggeng,” ujarnya.

Ia berharap komunikasi seperti ini dapat terus berlanjut secara intens ke depan.

ADVERTISEMENT

Dalam pertemuan itu, turut hadir sejumlah pimpinan dayah lainnya, di antaranya Pimpinan Dayah Rodhatul Munawarah Abi Kadri, pimpinan Hubul Wathan Tgk Irman, serta pimpinan Babul Wusta Tgk Mawardi.

Selain itu, para santri Dayah Bustanul Jadid juga ikut menyaksikan langsung pertemuan tersebut.

ADVERTISEMENT

Abon Salman mengungkapkan, salah satu topik yang dibahas pada pertemuan itu adalah tantangan dalam mendidik generasi muda agar tetap berpegang pada nilai-nilai Islam.

Salah satunya, ia menyoroti maraknya penggunaan gadget secara berlebihan yang berpotensi mengganggu proses belajar dan ibadah anak-anak.

“Kami berdiskusi bagaimana mendidik generasi muda agar tidak lalai, terutama dalam penggunaan gadget yang berlebihan sehingga mereka tetap fokus belajar dan mengaji,” ungkapnya.

Sementara itu, AKP Andri Jusman menyatakan bahwa kunjungan tersebut merupakan bagian dari agenda silaturahmi sejak dirinya menjabat Kapolsek Manggeng pada 3 Maret 2026. Ia menegaskan pentingnya membangun hubungan harmonis antara kepolisian dan ulama dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas).

“Kunjungan ini murni untuk mempererat sinergitas dengan para ulama sekaligus memastikan situasi Kamtibmas di wilayah hukum Polsek Manggeng tetap kondusif,” ujarnya.

Dalam kesempatan itu, AKP Andri Jusman juga mengusulkan rencana penyelenggaraan Festival Anak Shaleh di tingkat Kecamatan Manggeng. Program tersebut diharapkan menjadi wadah pembinaan karakter bagi anak-anak agar tumbuh dengan nilai-nilai keislaman yang kuat.

“Kami mengharapkan dukungan dari unsur Forkopimcam agar kegiatan ini dapat terlaksana dengan baik di Manggeng,” katanya.

Ia menambahkan, Festival Anak Shaleh memiliki peran penting dalam mencetak generasi penerus yang berakhlak dan berdaya saing, serta membentengi generasi muda dari pengaruh negatif, seperti penyalahgunaan narkoba maupun penggunaan gadget tanpa pengawasan.

“Peran orang tua dan guru sangat penting dalam membimbing serta mengawasi anak-anak dalam beraktivitas sehari-hari,” tegasnya.

Sepulang dari kegiatan di dayah, AKP Andri Jusman juga sempat bertemu dengan salah satu keuchik di Kecamatan Manggeng. Dalam kesempatan itu, ia mengimbau agar jaringan Wi-Fi di kantor desa dimatikan apabila tidak lagi digunakan untuk aktivitas pemerintahan.

Langkah tersebut dilakukan guna mencegah anak-anak memanfaatkan jaringan internet secara berlebihan tanpa pengawasan.

Selain itu, pihaknya akan terus meningkatkan patroli rutin untuk menjaga situasi keamanan tetap kondusif. Langkah ini dilakukan sebagai bentuk komitmen kepolisian dalam memberikan rasa aman kepada masyarakat.

Patroli juga difokuskan untuk mencegah anak-anak agar tidak berkeliaran pada jam sekolah.

“Dengan upaya tersebut, diharapkan tercipta lingkungan yang aman, tertib, dan mendukung perkembangan generasi muda yang lebih baik,” pungkas Kapolsek Manggeng. (*)

Editor: Tim Redaksi
Reporter: Salman