Blangpidie – Pondok pesantren Ma’had Ibnu Sina Global Ehsan Relief (ISGER) menutup kegiatan Daurah Ramadhan 1447 Hijriah yang berlangsung di Sikabu, Kecamatan Kuala Batee Kabupaten Aceh Barat Daya (Abdya), Sabtu (7/3/2026).

ADVERTISEMENT

Kegiatan yang berlangsung selama 15 hari sejak 21 Februari hingga 7 Maret 2026 tersebut diikuti oleh 128 santri Ma’had Ibnu Sina. Program ini difokuskan untuk meningkatkan hafalan Al-Qur’an melalui kegiatan mondok intensif selama Ramadhan.

Dalam pelaksanaannya, sejumlah santri berhasil mencapai target dengan menghafal hingga 2 juz, sementara sebagian santri lainnya rata-rata menyelesaikan hafalan 1 juz selama kegiatan berlangsung.

ADVERTISEMENT

Acara penutupan tersebut turut dihadiri Ketua Yayasan Ibnu Sina Ehsan Cendekia, Ustadz Hasyimi, Mudir Ma’had Ibnu Sina, Ustadz Iin Supardi, dan perwakilan Global Ehsan Relief Indonesia, Aulia Akbar, serta para wali santri.

Sebagai bentuk motivasi, panitia juga memberikan penghargaan khusus kepada enam santri yang mencapai target hafalan tertinggi serta apresiasi kepada ustadz dan ustadzah terbaik yang dinilai berhasil membimbing santri selama kegiatan berlangsung.

ADVERTISEMENT

Mudir Ma’had Ibnu Sina Global Ehsan Relief, Ustadz Iin Supardi menyampaikan rasa bangganya atas dedikasi para pengajar yang telah membimbing santri dengan maksimal sehingga mampu meningkatkan hafalan Al-Qur’an selama program daurah.

“Kami mengapresiasi kerja keras para pengajar (asatidz). Alhamdulillah, berkat bimbingan yang baik, para santri mampu memaksimalkan waktu mereka untuk menambah hafalan Al-Qur’an selama ramadhan ini,” kata Iin Supardi.

ADVERTISEMENT

Dalam kesempatan yang sama, Ketua Yayasan Ibnu Sina Ehsan Cendekia, Ustadz Hasyimi memberikan motivasi agar para santri tidak cepat berpuas diri. Ia berharap momentum daurah ini menjadi pijakan untuk meningkatkan keilmuan serta kualitas diri di masa depan.

“Kami sangat bersyukur karena banyak santri yang mampu mencapai target hafalan. Kami berharap hafalan ini dijaga dan terus ditingkatkan kedepan seiring dengan pendalaman ilmu agama lainnya,” ujarnya.

Sementara itu, Aulia Akbar selaku PIC Ma’had Ibnu Sina GER dari Global Ehsan Relief Indonesia menyampaikan komitmen pihaknya untuk terus mendukung peningkatan kualitas pendidikan santri di pesantren tersebut.

Lebih lanjut, sebutnya, Global Ehsan Relief bersama yayasan akan terus berupaya menyediakan fasilitas terbaik guna mendukung peningkatan kualitas santri.

“Kami mendukung penuh peningkatan kualitas santri, baik dari sisi hafalan maupun pendidikan umum. Sinergi bersama yayasan Ibnu Sina Ehsan Cendekia akan terus diperkuat demi fasilitas yang lebih memadai,” ungkap Aulia Akbar.

Selain agenda pendidikan, Ma’had ISGER bersama Global Ehsan Relief Indonesia juga melakukan aksi sosial dengan menyerahkan 300 paket beras menjelang Idul Fitri. Paket bantuan ini disalurkan kepada santri, pengajar (asatidz), serta masyarakat yang tinggal di sekitar lingkungan pesantren sebagai bentuk kepedulian antarsesama di bulan suci ramadhan.

Program daurah ramadhan ini menjadi salah satu upaya Ma’had ISGER dalam memperkuat pembinaan Al-Qur’an bagi para santri sekaligus meningkatkan kualitas pendidikan di lingkungan pesantren. (*)

Editor: Tim Redaksi
Reporter: Zikri