Blangpidie – Pengerjaan fisik pembangunan Jalan Usaha Tani (JUT) reguler tahap I di Kabupaten Aceh Barat Daya (Abdya) dilaporkan sudah hampir rampung 100 persen.
Proyek infrastruktur pendukung sektor pertanian yang diselesaikan tersebut bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) Tahun Anggaran 2026.
Kepala Dinas Pertanian Abdya, Hendri Yadi mengungkapkan, pengerjaan jalan usaha tani tahap pertama ini dilaksanakan di sembilan lokasi yang tersebar di lima kecamatan dalam wilayah Kabupaten Abdya.
Sembilan lokasi tersebut tersebar di lima kecamatan, meliputi empat lokasi di Kecamatan Jeumpa, dua lokasi di Kecamatan Tangan-Tangan, serta masing-masing satu lokasi di Kecamatan Kuala Batee, Blangpidie, dan Setia.
Hendri menjelaskan, panjang fisik jalan usaha tani yang dibangun di tiap-tiap titik bervariasi, disesuaikan dengan tingkat kebutuhan lapangan setempat.
“Kalau bangun baru panjangnya 150 meter, sedangkan kalau sifatnya rehabilitasi atau peningkatan jalan, panjangnya berkisar antara 250 sampai 300 meter,” kata Hendri, Selasa (29/9/2026).
Ia menuturkan, pembangunan jalan usaha tani ini merupakan salah satu upaya Pemkab Abdya dalam menjaga dan memperkuat ketahanan pangan daerah maupun nasional.
“Dengan akses jalan yang bagus, biaya logistik dan angkut dapat dipangkas karena kendaraan bisa masuk ke lokasi panen. Selain itu kesegaran produk pertanian terjaga, menaikkan nilai jual komoditas, dan berujung pada peningkatan kesejahteraan petani,” jelasnya.
Setelah pengerjaan tahap I usai, Dinas Pertanian Abdya berencana melanjutkan pembangunan jalan usaha tani reguler tahap II yang dijadwalkan pada bulan depan.
“Insya Allah, jika tidak ada kendala, pembangunan jalan usaha tani reguler tahap II akan dilaksanakan pada bulan Oktober 2026,” tuturnya.
Hendri mengimbau seluruh petani agar menjaga dan merawat fasilitas jalan yang telah dibangun agar dapat memberikan manfaat jangka panjang bagi masyarakat banyak.
Ia juga menaruh harapan besar kepada Kementerian Pertanian untuk terus mengucurkan program-program pendukung sektor pertanian di Abdya pada masa mendatang.
“Pak Bupati sangat serius dalam meningkatkan dan menjaga ketahanan pangan nasional, sehingga kami berharap sinergi dengan Kementerian Pertanian terus berlanjut,” pungkas Hendri. (*)




