Iklan - Scroll ke bawah untuk baca artikel
EkonomiRamadhan

Jelang Ramadan, Harga Daging Meugang di Abdya Diprediksi Rp200 Ribu/Kg

513
×

Jelang Ramadan, Harga Daging Meugang di Abdya Diprediksi Rp200 Ribu/Kg

Sebarkan artikel ini
Pedagang menjual daging meugang di salah satu lokasi di Kecamatan Blangpidie, Abdya. (Foto: Agn/Salman)

Blangpidie, Acehglobal – Bupati Aceh Barat Daya (Abdya) telah menerbitkan Surat Edaran (SE) Nomor 450/304, tertanggal 04 Maret 2024, resmi menetapkan hari meugang puasa Ramadan 1445 Hijriah jatuh pada Sabtu, 9 Maret 2024.

Tradisi meugang menjadi hal yang dinanti oleh masyarakat Aceh, khususnya di Kabupaten Aceh Barat Daya (Abdya). Tradisi ini identik dengan hidangan daging kerbau atau sapi.

Advertisement
Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Menjelang meugang puasa tahun 2024 ini, prediksi harga daging menjadi perbincangan hangat di tengah masyarakat.

Saiful, salah satu warga Kuala Batee Abdya, memprediksi harga daging meugang puasa tahun ini berkisar antara Rp180 ribu hingga Rp 200 ribu per kilogram.

Baca Juga :   Pemkab Abdya Tetapkan 9 Maret Meugang Puasa

“Perkiraan harga daging kerbau pada meugang puasa ini Rp200 ribu per kilo, sedangkan sapi Rp180 ribu per kilo,” kata Saiful, Selasa (5/3/2024) di Blangpidie.

Menurut Saiful, prediksinya didasari oleh kecintaan masyarakat Abdya terhadap daging kerbau dan tren penurunan harga daging sapi.

“Banyak masyarakat Abdya lebih memilih daging kerbau, sementara harga sapi diprediksi turun karena populasi sapi yang semakin banyak dan mudah dipelihara di lahan perkebunan,” jelasnya.

Baca Juga :   Kabar Baik! Harga Pertamax Turun dari Rp 13.900 jadi Rp 12.800/Liter

Senada dengan Said Muhajir, warga Kecamatan Jeumpa. Ia juga memprediksi harga daging meugang mencapai Rp200 ribu per kg. Alasannya, karena penjualan hewan ternak per ekor seperti kerbau atau sapi masih mahal di Aceh.

“Harga daging diperkirakan di angka Rp180 ribu sampai dengan Rp200 ribu per kilo,” katanya.

Menurut Said, harga daging di kisaran tersebut sudah menjadi hal lumrah bagi masyarakat, seperti halnya hari meugang tahun-tahun sebelumnya. Kendati harga tinggi, masyarakat masih memburu daging di pasar.

“Meski harganya begitu, buktinya masyarakat tetap membeli dan makan daging,” cetusnya.

Baca Juga :   Ini Penyebab Antrean Panjang dan BBM Sering Kosong di SPBU

Fluktuasi harga daging meugang di Aceh sudah menjadi isu tahunan di tengah masyarakat. Warga Abdya lainnya, Febi berharap pemerintah dapat lebih menstabilkan harga di pasaran.

“Setiap meugang, harga daging di Abdya masih tergolong tinggi. Harapan kami masyarakat harganya bisa stabil di kisaran Rp150 ribu – Rp170 ribu per kilogram, sesuai dengan harga standar nasional,” harapnya.

Selain harga daging, Febi juga menyoroti kenaikan harga bahan sembako menjelang ramadan.

“Harga sembako juga naik, jadi kami berharap harga daging meugang juga tidak naik pada tahun ini,” pintanya.(*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *