Blangpidie – Pemerintah Kabupaten Aceh Barat Daya (Abdya) resmi menetapkan hari pelaksanaan Meugang Idul Fitri 1447 Hijriah pada Rabu, 18 Maret 2026.
Penetapan tersebut dilakukan melalui surat edaran yang dikeluarkan pemerintah daerah sebagai pedoman bagi masyarakat dalam menyambut tradisi tahunan menjelang Hari Raya Idul Fitri.
Keputusan itu tertuang dalam Surat Edaran Bupati Abdya Nomor: 400.8/80 tentang Pelaksanaan Hari Meugang Idul Fitri 1447 Hijriah. Surat tersebut ditandatangani Bupati Safaruddin di Blangpidie pada 11 Maret 2026 dan ditujukan kepada para camat di seluruh wilayah Kabupaten Abdya.
“Hari Meugang dilaksanakan pada hari Rabu tanggal 18 Maret 2026,” tulis surat tersebut, sebagaimana diterima , Kamis (12/3/2026).
Dalam surat edaran tersebut, pemerintah kabupaten juga menetapkan sejumlah titik lokasi penyembelihan sekaligus penjualan daging meugang di sembilan kecamatan. Penetapan lokasi ini dilakukan agar aktivitas penyembelihan ternak dan penjualan daging dapat berlangsung lebih tertib serta mudah diawasi oleh pihak terkait.
Di Kecamatan Babahrot, lokasi meugang dipusatkan di Pasar Rakyat Gampong Pante Rakyat. Sementara di Kecamatan Kuala Batee, kegiatan itu berlangsung di kawasan pinggiran sungai Gampong Krueng Panto.
Adapun di Kecamatan Blangpidie, lokasi penjualan dan penyembelihan ternak berada di pinggiran Sungai Krueng Beukah Gampong Meudang Ara. Sedangkan di Kecamatan Tangan-Tangan dipusatkan di Pasar Tanjung Bunga Gampong Gunung Cut, dan di Kecamatan Manggeng dilaksanakan di Lapangan Sepak Bola Teungku Peukan Gampong Seuneulop.
Dalam surat edaran itu juga ditegaskan bahwa setiap hewan ternak yang akan disembelih wajib memiliki surat Kir Kesehatan Ternak. Dokumen tersebut harus dikeluarkan oleh Dinas Pertanian Kabupaten Abdya guna memastikan kondisi ternak yang dijual kepada masyarakat dalam keadaan sehat dan layak konsumsi.
Pemerintah daerah juga mengimbau para pedagang untuk tidak melakukan penyembelihan maupun penjualan daging pada H-1 hari Meugang. Aturan tersebut dibuat untuk menjaga ketertiban serta memastikan tradisi meugang berlangsung serentak sesuai jadwal yang telah ditetapkan.

Tinggalkan Balasan