Blangpidie – Bupati Aceh Barat Daya (Abdya), Safaruddin, menyatakan komitmen Pemerintah Kabupaten Abdya untuk mendukung pembangunan Masjid Baitussalam yang berada di Gampong Lhung Asan, Kecamatan Blangpidie.

ADVERTISEMENT

Dukungan tersebut diwujudkan melalui rencana bantuan anggaran untuk melanjutkan pembangunan masjid yang menjadi pusat kegiatan ibadah masyarakat setempat.

Safaruddin mengatakan pemerintah daerah akan mengalokasikan dana sebesar Rp200 juta melalui Anggaran Pendapatan dan Belanja Kabupaten Perubahan (APBK-P) Tahun 2026.

ADVERTISEMENT

Bantuan tersebut diberikan sebagai bentuk perhatian pemerintah terhadap sarana ibadah masyarakat.

“Insya Allah, pembangunan masjid ini akan kita bantu melalui APBK-P 2026 sebesar Rp200 juta,” ujar Safaruddin saat menyampaikan tausyiah dalam kegiatan Safari Ramadhan Pemerintah Kabupaten Abdya di Masjid Baitussalam Lhung Asan, Senin malam (9/3/2026).

ADVERTISEMENT

Selain bantuan anggaran, pemerintah kabupaten Abdya juga akan menyerahkan dua unit pendingin ruangan (AC) kepada panitia pembangunan masjid pada bulan Ramadhan tahun ini.

Bantuan tersebut diharapkan dapat menambah kenyamanan jamaah saat melaksanakan ibadah, terutama pada kegiatan shalat berjamaah dan berbagai kegiatan keagamaan lainnya di masjid tersebut.

ADVERTISEMENT

Safaruddin menuturkan bahwa dirinya juga pernah memberikan bantuan satu unit AC ke Masjid Baitussalam Lhung Asan saat dirinya menjabat sebagai Wakil Ketua DPR Aceh pada masa reses tahun 2023.

Dalam tausyiahnya, Safaruddin juga mengingatkan para jamaah pentingnya menjaga pelaksanaan shalat sebagai kewajiban utama umat Islam. Ia menyebut shalat sebagai ibadah yang secara langsung diperintahkan oleh Allah kepada Nabi Muhammad SAW. Karena itu, setiap umat Islam diharapkan melaksanakan shalat dengan penuh kekhusyukan.

“Shalat adalah hubungan manusia dengan Allah atau habluminallah. Karena itu, setiap gerakan shalat harus dilakukan dengan khusyuk,” kata Safaruddin di hadapan jamaah shalat Isya, Tarawih, dan Witir.

Ia juga menekankan pentingnya pendidikan shalat dalam keluarga sejak usia dini. Menurut Safaruddin, anak-anak yang telah berusia tujuh tahun sudah harus mulai dibiasakan menunaikan shalat sebagai bagian dari pembentukan karakter dan kedisiplinan dalam kehidupan beragama.

“Shalat itu untuk diri kita sendiri, bukan untuk orang lain. Jika dijalankan dengan khusyuk, maka akan membawa ketenangan jiwa,” ujarnya.

Selain shalat, Safaruddin turut menyinggung kewajiban menunaikan zakat bagi umat Islam. Ia menjelaskan bahwa zakat merupakan ibadah sosial yang mengatur hubungan manusia dengan sesama atau habluminannas. Dengan menjalankan kedua kewajiban tersebut, kata dia, kehidupan akan lebih seimbang dan penuh keberkahan.

“Setelah kita menjaga shalat dan menunaikan zakat, maka ketenangan hidup itu dijamin oleh Allah,” kata Safaruddin.

Kegiatan Safari Ramadhan Pemerintah Kabupaten Abdya itu turut dihadiri Wakil Bupati Abdya Zaman Akli, Pelaksana Tugas Sekretaris Daerah Amrizal, para asisten, kepala Satuan Kerja Perangkat Kabupaten (SKPK), serta para camat di lingkungan Pemkab Abdya.

Selain itu, hadir pula keuchik, tokoh masyarakat, dan warga Gampong Lhung Asan yang mengikuti rangkaian kegiatan hingga selesai. (*)

Editor: Salman