Blangpidie – Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Kabupaten Aceh Barat Daya (DPRK Abdya), Justar YS S.Pd, menggelar reses pertama tahun 2026 di kediamannya di Desa Kepala Bandar, Kecamatan Susoh, Sabtu (7/3/2026).
Reses itu dihadiri berbagai elemen masyarakat, mulai dari tokoh agama, tokoh masyarakat, hingga ratusan warga dan simpatisan yang datang untuk menyampaikan berbagai harapan dan kebutuhan pembangunan di daerah mereka.
Selain menjadi wadah menyampaikan aspirasi, kegiatan reses juga dikemas sebagai ajang mempererat silaturahmi antara wakil rakyat dan masyarakat. Apalagi kegiatan tersebut berlangsung di bulan Ramadhan dan diakhiri dengan buka puasa bersama dengan masyarakat yang hadir.
Dalam sambutannya, Justar YS menyampaikan rasa terima kasih kepada masyarakat yang kembali memberikan kepercayaan kepadanya untuk mengemban amanah sebagai anggota legislatif pada periode kedua. Ia menilai dukungan masyarakat menjadi kekuatan penting dalam menjalankan tugas sebagai wakil rakyat.
Menurut Justar, kegiatan reses bukan sekadar agenda formal atau seremonial semata. Ia menegaskan bahwa pertemuan langsung dengan masyarakat menjadi kesempatan penting untuk mendengarkan keluhan, masukan, serta berbagai kebutuhan pembangunan yang dirasakan warga di daerah pemilihannya.
“Ini kesempatan langsung bagi kita saling bertatap muka, sampaikan apa yang seharusnya disampaikan. InsyaAllah akan kita dengar dan perjuangkan,” ucap Justar di hadapan warga yang hadir.
Pada kesempatan itu, ia juga mengajak masyarakat di daerah pemilihan (dapil) I yang meliputi Kecamatan Blangpidie, Susoh, dan Jeumpa agar terus mendukung upaya pembangunan daerah. Menurutnya, kolaborasi antara masyarakat, anggota DPRK, dan Pemerintah Kabupaten Aceh Barat Daya sangat penting untuk menghasilkan kebijakan yang tepat sasaran.
“InsyaAllah saya akan perjuangkan aspirasi yang disampaikan. Kita akan terus berjuang bersama mencari solusi mewujudkan kondisi masyarakat yang lebih baik,” pungkasnya.
Berdasarkan amatan di lokasi, dialog antara anggota DPRK dan masyarakat berlangsung terbuka dan interaktif. Sejumlah usulan pembangunan disampaikan warga, di antaranya pembangunan sarana masjid, peningkatan fasilitas pertanian, pengerasan jalan desa, normalisasi saluran drainase, hingga pembangunan Taman Pengajian Al-Qur’an (TPA). (*)

Tinggalkan Balasan