Blangpidie – Bupati Aceh Barat Daya (Abdya) Safaruddin melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke Rumah Sakit Umum Daerah Teungku Peukan (RSUD-TP), Selasa (28/4/2026) malam.
Sidak tersebut dilakukan untuk memastikan pelayanan kesehatan berjalan optimal, terutama di Instalasi Gawat Darurat (IGD) dan ruang rawat inap.
Selain itu, Bupati Safaruddin juga meninjau kondisi lingkungan rumah sakit milik daerah tersebut.
Dalam sidak tersebut, Safaruddin menemukan sejumlah persoalan yang dinilai perlu segera dibenahi. Di antaranya adalah kurangnya penerangan di beberapa koridor, keberadaan parkir liar, serta ketidaktertiban jam besuk pasien.
Kondisi tersebut dinilai berpotensi mengganggu kenyamanan dan keamanan lingkungan rumah sakit. Ia pun langsung memberikan arahan kepada petugas di lapangan.
“Jam besuk pasien harus tertib. Tidak boleh lewat pukul 22.00 WIB,” kata Safaruddin kepada petugas ruang rawat inap.
Selain itu, Safaruddin juga meminta pihak rumah sakit segera menertibkan parkir yang tidak sesuai aturan. Area depan IGD, menurutnya, harus steril dari kendaraan agar tidak menghambat akses layanan darurat. Ia juga menyoroti minimnya penerangan di sejumlah titik yang dinilai rawan. Instruksi tersebut diberikan agar pengelola rumah sakit segera melakukan perbaikan.
“Di depan IGD tidak boleh ada parkir, semua harus ditempatkan pada lokasi yang sudah disediakan. Begitu juga tempat-tempat yang masih gelap, harus segera diberikan penerangan,” ujarnya.
Usai meninjau fasilitas dan pelayanan, Safaruddin kemudian mengumpulkan petugas keamanan (Satpam) yang sedang bertugas. Dari enam orang yang dijadwalkan piket, hanya empat yang hadir di lokasi. Dua lainnya tidak diketahui alasan ketidakhadirannya.
“Mana Satpam, Pak Direktur tolong kumpulkan semuanya,” kata Safaruddin bernada instruksi.
Dalam arahannya, Safaruddin menegaskan pentingnya peran Satpam dalam menjaga ketertiban di lingkungan rumah sakit. Ia meminta mereka aktif melakukan patroli dan memastikan aturan jam besuk dipatuhi oleh pengunjung.
“Kalau bukan kalian (Satpam) yang membantu, siapa lagi? Maka pastikan semua ruangan rawat inap tidak ada lagi yang berkunjung di atas jam 22.00 WIB. Tentu permintaan itu disampaikan dengan cara baik-baik,” tegas Safaruddin.
Pada kesempatan yang sama, Safaruddin juga menginstruksikan Direktur RSUD-TP Abdya untuk mengevaluasi Satpam yang tidak hadir tanpa keterangan. Ia menegaskan bahwa pelayanan kepada masyarakat tidak boleh terganggu oleh masalah kedisiplinan internal.
“Pak Direktur, saya minta Satpam yang tidak hadir tanpa keterangan segera di evaluasi. Soal pelayanan tidak boleh ada tawar menawar,” tegas Safaruddin.
Direktur RSUD-TP Abdya, dr Ismail Muhammad, menyatakan pihaknya siap menjalankan arahan tersebut. Ia memastikan akan segera melakukan pembenahan sesuai hasil sidak yang dilakukan Bupati.
“Siap Pak Bupati, akan segera kita tindaklanjuti, mulai dari penambahan penerangan, penertiban parkir, dan juga evaluasi terhadap Satpam,” ucap Ismail Muhammad. (*)



Tinggalkan Balasan