Blangpidie, Acehglobal – Rais ‘Am Pengurus Besar Rabithah Thaliban Aceh (PB RTA), Tgk Miswar Ibrahim, M.Ag, resmi melantik Pengurus Pimpinan Cabang (PC) RTA Kabupaten Aceh Barat Daya (Abdya) periode 2025–2029 di Pendopo Bupati Abdya, Rabu (8/10/2025) malam.
Pelantikan berlangsung khidmat dan turut dihadiri Bupati Abdya Safaruddin, Ketua DPRK Roni Guswandi, Plt Sekda Amrizal, Ketua MPU Tgk Muhammad Dahlan, pimpinan dayah, sejumlah kepala SKPK, camat, dan keuchik, serta undangan lainnya.
Dalam pelantikan berdasarkan SK Nomor 03/SK/PB-RTA/1447 H yang dibacakan Katib ‘Am PB RTA Aceh, Tgk Faisal Kuba, ditetapkan Tgk Rahmad Al-Quseiri sebagai Rais (Ketua) PC RTA Abdya, Tgk Hijrah Abdi sebagai Katib (Sekretaris) dan Tgk Muamar Qadafi selaku Bendahara.
Selain itu, PB RTA Aceh juga menetapkan Tgk Abon Salman Al Farisi Daud sebagai Ketua Majelis Mustasyar PC RTA Abdya, Majelis Ulul Albab di bawah Tgk Abi Supardi DW, serta Majelis Nazhiriyah dengan Ketua Tgk Muhammad Maimun SHI.
Dalam sambutannya, Tgk Miswar Ibrahim menyampaikan rasa syukur atas pelantikan yang digelar di pendopo bupati. Ia menyebut, dukungan pemerintah daerah menunjukkan sinergi yang baik antara ulama dan umara dalam membangun Abdya.
“Alhamdulillah, pelantikan malam ini begitu khidmat. Kami berterima kasih atas perhatian dan dukungan dari Bupati Abdya, Bang Safaruddin,” ujar Tgk Miswar.
Ia menilai, generasi muda Abdya patut bangga memiliki pemimpin seperti Safaruddin yang dianggap mewakili semangat anak muda. Menurutnya, pelantikan PC RTA Abdya terasa istimewa karena berlangsung dengan dukungan langsung kepala daerah.
“Pelantikan RTA di Abdya berbeda dengan daerah lain. Ini bisa terjadi karena Bupatinya anak muda yang memahami semangat organisasi,” tuturnya.
Tgk Miswar juga menilai Safaruddin sebagai figur inspiratif yang meniti karier politik dari bawah hingga menjadi Wakil Ketua DPRA dan kini menjabat Bupati Abdya. Ia berharap kisah perjuangan tersebut dapat menjadi teladan bagi para anggota RTA, khususnya dalam membangun semangat belajar dan berorganisasi.
“Karier Bang Safaruddin berawal dari nol. Ini menjadi contoh nyata bahwa kerja keras dan semangat pantang menyerah bisa membawa seseorang pada kesuksesan,” katanya.
Ia mengingatkan pengurus RTA agar berorganisasi dengan niat tulus untuk menambah ilmu dan mempererat silaturahmi, bukan berorientasi mencari keuntungan materi.
“Orientasi cari uang itu salah. Tapi melalui organisasi RTA kita bisa memperluas jaringan dan memperbanyak teman,” pesan Tgk Miswar.
Ia juga meminta pengurus agar setelah pelantikan untuk segera menyusun program kerja selama periode kepengurusan.
“Saya tidak ingin RTA Abdya hanya aktif saat pelantikan saja. Mulai besok, susun rencana kerja dan jadikanlah RTA sebagai penengah dan penyejuk di tengah masyarakat,” ujar Rais RTA Aceh Tgk Miswar.
Sementara itu, Bupati Abdya Safaruddin menyampaikan apresiasi atas pelantikan tersebut. Ia mengatakan, pendopo bupati baru pertama kali digunakan untuk acara pelantikan organisasi keagamaan seperti RTA sebagai bentuk dukungan pemerintah terhadap syiar dakwah dan pendidikan Islam.
“Atas nama pemerintah daerah, kami memberikan dukungan penuh kepada RTA Abdya. Ini bukan karena kedekatan emosional, tapi karena kita punya tujuan yang sama, yakni menjaga kemaslahatan umat dan menegakkan nilai-nilai syariat Islam,” ujar Safaruddin.
Ia berharap RTA dapat menjadi mitra strategis pemerintah dalam memberikan masukan atas kebijakan pemerintah daerah, bukan sebaliknya menjadi mitra pendukung.
“RTA Abdya harus menjadi mitra kritis dan solutif, bukan hasil kompromi politik. Pilkada sudah selesai, sekarang waktunya bersama membangun daerah,” ajak Safarudddin.
Bupati Safaruddin juga mengingatkan pentingnya kolaborasi antara RTA, Dinas Dayah, dan Dinas Syariat Islam guna memperkuat penerapan syariat di Abdya. Ia mengajak para ulama menjaga ukhuwah dan menghindari perdebatan yang memecah belah umat.
“Perbedaan mazhab atau pandangan dalam hal sunnah harus kita hargai. Musuh Islam tidak bisa mengalahkan kita dari luar, tapi mereka bisa memecah kita dari dalam,” tegasnya.
Ia menambahkan, pemerintah terbuka terhadap kritik dan saran dari RTA. “Jika ada kebijakan yang tidak sejalan, silakan datang ke pendopo, mari kita bicarakan baik-baik. Jangan dibahas di warung kopi atau grup WhatsApp,” ujarnya sambil tersenyum.
Di akhir sambutannya, Bupati Safaruddin mengucapkan selamat kepada seluruh pengurus yang baru dilantik. Ia berharap RTA Abdya dapat menjadi garda terdepan dalam menjaga moral, memperkuat ukhuwah, dan mengawal kebijakan pemerintah untuk kemaslahatan umat. (*)


