Blangpidie – Pemerintah Aceh melalui Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) menggelar pasar murah bersubsidi di Kabupaten Aceh Barat Daya (Abdya) menjelang bulan suci Ramadhan 1447 Hijriah.
Program ini ditujukan untuk menahan laju kenaikan harga bahan pokok sekaligus menjaga daya beli masyarakat. Intervensi harga dilakukan dengan memberikan subsidi pada sejumlah komoditas yang disediakan pada kegiatan pasar murah tersebut.
Pasar murah di kabupaten Abdya di adakan di tiga lokasi berbeda. Lokasi pertama di Kantor Camat Kuala Batee pada Sabtu (14/2). Kemudian berlanjut di Pasar Manggeng pada Minggu (15/2), dan ditutup di Pasar Blangpidie, Jalan H. Ilyas, pada hari ini Senin (16/2/2026).
Amatan di lokasi, pelaksanaan pasar murah di jalan Haji Ilyas Blangpidie dipadati warga sejak pagi hari. Mereka mengantre untuk mendapatkan kebutuhan pokok dengan harga lebih terjangkau.
Pengawas Lapangan Pasar Murah Disperindag Aceh, Muzayat, mengatakan program tersebut menyasar kelompok menengah ke bawah yang paling terdampak lonjakan harga menjelang Ramadan.
Menurut dia, stabilitas harga menjadi kunci agar masyarakat tetap mampu memenuhi kebutuhan sehari-hari.
“Pasar murah ini untuk menjaga daya beli masyarakat agar tetap stabil di tengah lonjakan kebutuhan pokok,” kata Muzayat di sela kegiatan di Blangpidie, Senin (16/2/2026).
Ia menegaskan pemerintah ingin memastikan masyarakat tidak terbebani kenaikan harga yang kerap terjadi jelang bulan puasa.
Pemerintah Aceh menyiapkan sejumlah komoditas dengan harga di bawah pasaran. Total beras premium yang disalurkan mencapai 18 ton dengan subsidi Rp5.000 per kilogram.
Selain itu, gula pasir 3 ton disubsidi Rp6.000 per kilogram, minyak goreng 3.000 liter disubsidi Rp6.000 per liter, serta telur ayam 1.500 papan dengan subsidi Rp15.000 per papan.
Muzayat menjelaskan kuota komoditas tersebut diseragamkan untuk seluruh 23 kabupaten/kota di Aceh. Program ini menjadi bagian dari langkah stabilisasi harga pangan yang dilakukan secara serentak. Ia juga mengingatkan agar barang bersubsidi tidak dibeli pedagang untuk dijual kembali.

Tinggalkan Balasan