Iklan - Scroll ke bawah untuk baca artikel
BisnisEkonomi

Harga Emas Melonjak, Pengamat Ingatkan Dampak Negatif Perekonomian Aceh

221
×

Harga Emas Melonjak, Pengamat Ingatkan Dampak Negatif Perekonomian Aceh

Sebarkan artikel ini
Toko emas. (Foto ilustrasi / Istimewa)

Banda Aceh, Acehglobal – Melonjaknya harga emas di Aceh, yang mencapai Rp3,8 juta per mayam (setara 3,33 gram), dikhawatirkan berdampak negatif terhadap pertumbuhan ekonomi di wilayah tersebut.

Hal ini diungkapkan oleh Pengamat Ekonomi Universitas Syiah Kuala (USK) Banda Aceh, Mukhlis Yunus, Rabu (17/4/2024).

Advertisement
Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Menurut Mukhlis, tren masyarakat menyimpan emas sebagai bentuk investasi di tengah ketidakpastian ekonomi saat ini, memang menguntungkan bagi para pemilik emas. Namun, di sisi lain, hal ini dapat menghambat perputaran uang dan berakibat pada melambatnya transaksi ekonomi.

Baca Juga :   8 Tips Jitu Membangun Usaha BUMDes

“Ketika masyarakat menyimpan emas, mereka cenderung tidak melakukan investasi di sektor lain. Sehingga, perputaran uang menjadi lebih sedikit yang berakibat pada berkurangnya transaksi ekonomi dan pertumbuhan ekonomi yang melambat,” jelas Mukhlis.

Lebih lanjut, Mukhlis menjelaskan bahwa persepsi masyarakat terhadap emas sebagai investasi yang aman dan stabil, mendorong mereka untuk menyimpan emas dalam jumlah besar. Hal ini diperparah dengan kekhawatiran masyarakat akan resesi di masa depan.

Baca Juga :   Kasus Covid-19 di Aceh Melonjak, RSUZA Banda Aceh Tambah Ruang Rawat Pasien

“Emas dianggap sebagai aset yang aman dan stabil dalam situasi ekonomi yang tidak pasti,” ujar Mukhlis.

Namun, Mukhlis mengingatkan bahwa menyimpan emas secara berlebihan dapat menghambat kegiatan ekonomi produktif lainnya. Oleh karena itu, dia mendorong pemerintah untuk mengambil langkah-langkah strategis dalam mengendalikan harga emas dan meningkatkan keyakinan masyarakat terhadap sektor lain yang lebih produktif.

“Pemerintah perlu melakukan intervensi pasar untuk menstabilkan harga emas dan mencegah kenaikan harga yang berlebihan,” saran Mukhlis.

Baca Juga :   Diresmikan Pj Bupati, King Fried Chicken Hadir di Kota Blangpidie Abdya

Selain itu, Mukhlis juga menekankan pentingnya edukasi dan informasi kepada masyarakat tentang manfaat berinvestasi di sektor-sektor yang lebih produktif. Hal ini diharapkan dapat mendorong partisipasi masyarakat dalam menggerakkan roda ekonomi.

“Meskipun kenaikan harga emas memberikan keuntungan bagi para pemilik emas, jika tidak dikontrol dengan baik, hal ini dapat membawa dampak negatif bagi perekonomian,” tandas Mukhlis.(*)

Simak berita dan artikel lainnya di Google News