Blangpidie – Pemerintah Kabupaten Aceh Barat Daya (Abdya) melalui Dinas Kesehatan (Dinkes) setempat menggelar kegiatan Gerakan Sadar Sehat melalui program “Doto Saweu Sikula.” Kegiatan ini dilaksanakan di SMPIT Insan Madani, Kecamatan Susoh, Rabu (8/4/2026).
Kepala Dinas Kesehatan Abdya, Ns Rinaldi R, mengatakan program tersebut tidak hanya menjadi agenda seremonial, tetapi juga bentuk komitmen pemerintah daerah dalam meningkatkan derajat kesehatan masyarakat, khususnya bagi pelajar.
“Program ini salah satu rangkaian dari pelaksanaan HUT ke-24 Kabupaten Abdya, di samping memang menjadi program prioritas Pak Bupati dan Wakil Bupati Abdya dalam misi “Adee,” ujarnya.
Rinaldi menjelaskan, Doto Saweu Sikula telah diluncurkan oleh Bupati Abdya Safaruddin pada Mei 2025. Program ini, kata dia, dirancang untuk menghadirkan layanan kesehatan langsung ke sekolah-sekolah sebagai upaya memperkuat kualitas generasi muda sejak dini.
Menurutnya, kesehatan menjadi faktor penting dalam mendukung pendidikan yang berkualitas.
“Anak-anak adalah aset berharga daerah. Untuk menjadi generasi yang kompetitif di masa depan, mereka tidak hanya harus cerdas secara akademik, tetapi juga harus kuat secara fisik dan tangguh secara mental,” kata Rinaldi.
Melalui kegiatan ini, tenaga medis termasuk dokter turun langsung memberikan layanan kepada siswa. Mereka dapat berkonsultasi, melakukan pemeriksaan kesehatan, hingga mendapatkan edukasi tentang pola hidup sehat.
Dalam kesempatan itu, Dinkes juga menekankan pentingnya perhatian terhadap kesehatan remaja putri, terutama dalam pemenuhan gizi dan konsumsi Tablet Tambah Darah (TTD).
Selain pemeriksaan kesehatan, kegiatan turut diisi dengan senam bersama, penyuluhan oleh dokter spesialis anak, serta pemeriksaan hemoglobin (HB) bagi remaja putri.
Disamping itu, Dinkes juga memberikan edukasi terkait bahaya penyalahgunaan narkoba kepada siswa.
Rinaldi mengajak para guru dan seluruh pihak untuk terus memperkuat sinergi antara sektor kesehatan dan pendidikan. Ia menekankan pentingnya deteksi dini terhadap berbagai persoalan kesehatan remaja, mulai dari gizi, kesehatan reproduksi, hingga kesehatan mental.

Tinggalkan Balasan