Safaruddin juga mengajak jamaah agar memahami makna bacaan dalam setiap gerakan shalat sehingga ibadah tersebut dapat dilakukan dengan khusyuk. Dengan memaknai setiap bacaan, kata dia, shalat tidak sekadar menjadi rutinitas, tetapi benar-benar menjadi sarana mendekatkan diri kepada Allah SWT.

ADVERTISEMENT

Selain soal shalat, Safaruddin turut mengingatkan masyarakat untuk menunaikan zakat fitrah menjelang Idul Fitri. Ia meminta pengumpulan zakat tidak menunggu hingga akhir Ramadhan, melainkan sudah dapat dimulai sejak tanggal 20 atau 21 Ramadhan melalui amil di masjid atau mushalla.

Menurutnya, langkah tersebut penting agar proses pengumpulan dan penyaluran zakat dapat berjalan lebih optimal. Ia menegaskan, zakat fitrah sebaiknya sudah tersalurkan kepada yang berhak sebelum malam takbiran Idul Fitri.

ADVERTISEMENT

“Penerima zakat harus diprioritaskan kepada fakir dan miskin agar benar-benar membantu mereka menyambut hari raya dengan lebih layak,” kata Safaruddin.

Dalam kesempatan itu, Safaruddin juga menceritakan pengalamannya mengunjungi salah satu keluarga dhuafa di Gampong Padang Kawa, Kecamatan Tangan-Tangan. Keluarga tersebut hidup dalam kondisi serba kekurangan dan tinggal di rumah tidak layak huni yang terbuat dari pelepah rumbia.

ADVERTISEMENT

Pada kunjungan tersebut, Safaruddin sempat melaksanakan sahur bersama keluarga tersebut. Ia mengatakan kondisi kehidupan keluarga itu cukup memprihatinkan karena kepala keluarga harus menafkahi istri, dua anak yang masih bersekolah, serta seorang anak piatu yang ikut tinggal bersama mereka.

Meski hidup dalam keterbatasan, Safaruddin menyebut keluarga tersebut tetap menjalani kehidupan dengan penuh kesabaran. Ia pun mengaku tersentuh melihat kondisi tempat tinggal mereka yang sangat sederhana.

ADVERTISEMENT

“Insyallah besok saya akan bangun rumah itu. Sebelum takbir lebaran Idul Fitri rumah tersebut sudah dibangun,” ucap Safaruddin dengan nada haru.

Ia menegaskan, dalam masa kepemimpinannya bersama Wakil Bupati Zaman Akli, pemerintah daerah berkomitmen mengurangi bahkan menghapus rumah tidak layak huni di Abdya. Pemerintah, kata dia, akan terus berupaya membantu masyarakat yang hidup dalam kondisi kurang mampu.

Editor: Tim Redaksi
Reporter: Salman