Blangpidie – Di saat sebagian warga menikmati hari meugang dan cuti bersama, puluhan petugas kebersihan Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Aceh Barat Daya (Abdya) justru tetap berjibaku di lapangan.
Mereka menyisir pusat kota, kawasan wisata hingga ruang publik untuk memastikan sampah tidak menumpuk.
Lonjakan aktivitas masyarakat pada momen libur membuat volume sampah meningkat signifikan. Kondisi itu membuat para petugas tetap bekerja tanpa mengenal hari libur.
Para personel yang dikenal sebagai laskar kuning atau pasukan oranye tersebut sebagian besar berstatus non-Aparatur Sipil Negara (ASN). Meski demikian, komitmen mereka dalam menjaga kebersihan lingkungan tak pernah surut.
Sejak pagi, armada pengangkut sampah terlihat hilir mudik mengangkut tumpukan sampah rumah tangga dan sisa aktivitas perdagangan. Bagi mereka, kebersihan kota adalah tanggung jawab yang tidak bisa ditunda.
Sudirman, salah satu petugas armada pengangkut sampah, mengatakan bekerja saat hari libur sudah menjadi bagian dari konsekuensi tugas.
“Kami tetap kerja untuk menangani lonjakan volume sampah di pusat kota, tempat wisata, dan area publik. Kerja di hari libur dan cuti itu sudah biasa,” ujar Sudirman, Selasa (17/2/2026).
Menurut dia, sebagai garda terdepan pengelolaan sampah, menjaga kebersihan dan keindahan lingkungan merupakan tanggung jawab moral yang melekat.
Sudirman mengaku tidak pernah merasa terbebani dengan rutinitas tersebut. Bahkan, bekerja hingga malam menjelang Lebaran pun sudah sering dijalani.
“Ini memang tanggung jawab kami, bukan beban. Kami tetap kerja seperti biasa, bahkan terkadang di malam Lebaran,” katanya. (*)

Tinggalkan Balasan