Kedua warga tersebut mengaku tersinggung atas pertanyaan yang diajukan wartawan. Peristiwa itu terjadi di tengah keramaian pengunjung. Meski sempat dimediasi oleh Keuchik Gampong Meudang Ara, insiden tersebut menjadi perhatian karena dinilai menghambat tugas jurnalistik. Wartawan bertugas untuk memperoleh informasi demi kepentingan publik sesuai kode etik jurnalistik.
Beberapa menit kemudian, situasi berangsur kondusif. Aparat kepolisian yang berada di lokasi membantu mengamankan jalannya kegiatan. Petugas Dinas Perhubungan Abdya juga terlihat mengatur arus lalu lintas di sekitar Jalan H. Ilyas. Aktivitas jual beli kembali berjalan lebih tertib hingga siang hari.
Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari pihak penyelenggara terkait jumlah total komoditas yang disediakan. Informasi resmi mengenai stok beras, gula, minyak goreng, dan telur juga belum disampaikan kepada publik. Namun, pada spanduk yang terpasang di lokasi tercantum daftar harga bahan pangan yang dijual.
Adapun rincian harga yang tertera yakni beras premium Rp110.000 per sak ukuran 10 kilogram, minyak goreng Rp33.000 per dua liter, gula pasir Rp13.500 per kilogram, dan telur ayam Rp38.500 per papan. (*)

Tinggalkan Balasan