Blangpidie – Pelaksana tugas Sekretaris Daerah (Plt Sekda) Aceh Barat Daya (Abdya) melantik empat kepala Sekolah Dasar (SD) dan Sekolah Menengah Pertama (SMP) di lingkungan Dinas Pendidikan setempat.
Prosesi pelantikan dan pengambilan sumpah jabatan berlangsung di Aula Dinas Pendidikan Abdya, Kamis (23/4/2026).
Pelantikan ini mengacu pada Surat Keputusan Bupati Abdya Nomor 305 Tahun 2026 tertanggal 22 April 2026 tentang pengangkatan kepala sekolah.
Sejumlah pejabat turut hadir, di antaranya Kepala BKPSDM Abdya Nur Afni Muliana dan Kepala Dinas Pendidikan Gusman, serta jajaran dinas terkait.
Plt Sekda Abdya Amrizal mengatakan, pelantikan ini menjadi momentum penting bagi penguatan kualitas pendidikan di daerah. Menurut dia, kepala sekolah memikul tanggung jawab besar dalam memimpin dan mengelola satuan pendidikan.
Amrizal menilai kepemimpinan kepala sekolah sangat menentukan arah kemajuan pendidikan.
“Saya ingin menegaskan bahwa jabatan Kepala Sekolah adalah jabatan strategis yang tidak hanya menuntut kemampuan manajerial, tetapi juga kepemimpinan moral dan keteladanan. Kepala sekolah adalah motor penggerak perubahan di sekolah. Ia bukan hanya administrator, tetapi juga pendidik, inovator, sekaligus inspirator bagi guru, siswa, dan seluruh warga sekolah,” tegasnya.
Amrizal menyebut, tantangan dunia pendidikan saat ini semakin kompleks seiring perkembangan teknologi dan dinamika sosial. Kondisi tersebut menuntut sekolah untuk terus beradaptasi dan berinovasi. Kepala sekolah diharapkan mampu merespons perubahan dengan kebijakan yang tepat.
“Saya berharap para kepala sekolah yang hari ini dilantik mampu menjadi pemimpin yang visioner, yang mampu membaca perubahan zaman dan menerjemahkannya ke dalam kebijakan serta langkah nyata di lingkungan sekolah masing-masing,” ucapnya.
Ia juga mendorong terciptanya budaya belajar yang kuat di lingkungan sekolah. Suasana belajar yang kondusif dinilai penting untuk meningkatkan kompetensi guru dan potensi siswa. Sekolah, kata dia, harus menjadi ruang yang aman dan menyenangkan bagi peserta didik. Hal tersebut diyakini dapat mendukung proses pembelajaran yang optimal.
“Jadikan sekolah sebagai tempat yang menyenangkan, aman, dan bermakna bagi setiap anak,” imbuhnya.
Amrizal menekankan pentingnya kolaborasi dalam memajukan pendidikan. Menurut dia, keberhasilan tidak dapat dicapai secara individu, melainkan melalui kerja sama berbagai pihak. Kepala sekolah diminta membangun komunikasi yang baik dengan guru, orang tua, dan masyarakat. Keterlibatan semua pihak dinilai memperkuat ekosistem pendidikan.
“Jalinlah komunikasi yang baik dengan semua pihak. Rangkul masyarakat, libatkan mereka dalam upaya memajukan pendidikan, karena sejatinya pendidikan adalah tanggung jawab kita bersama,” kata Amrizal.
Dalam pelaksanaan tugas, ia mengingatkan agar kepala sekolah menjunjung tinggi integritas dan profesionalisme. Disiplin kerja serta tanggung jawab menjadi hal yang tidak dapat ditawar. Ia juga meminta agar seluruh bentuk penyimpangan dihindari. Kepemimpinan yang adil dan bijak dinilai penting dalam pengambilan keputusan.
“Jadilah pemimpin yang adil, yang mampu mengambil keputusan dengan bijak, serta mengedepankan kepentingan pendidikan di atas kepentingan pribadi,” tuturnya.
Amrizal meyakini para kepala sekolah yang dilantik telah melalui proses seleksi yang matang. Kepercayaan yang diberikan, kata dia, harus dijawab dengan kinerja nyata dan dedikasi tinggi. Ia berharap komitmen kuat ditunjukkan dalam memajukan pendidikan di Abdya.
“Kepercayaan yang diberikan ini hendaknya dijawab dengan kerja nyata, dedikasi yang tinggi, dan komitmen yang kuat untuk memajukan pendidikan di Kabupaten Abdya,” imbuhnya.
Pemerintah Kabupaten Abdya, lanjut Amrizal, terus menempatkan sektor pendidikan sebagai prioritas pembangunan. Ia menilai peningkatan kualitas sumber daya manusia menjadi kunci kemajuan daerah, dan fondasi utama dalam mencetak generasi unggul.
“Kita menyadari bahwa kemajuan suatu daerah sangat ditentukan oleh kualitas sumber daya manusianya. Dan pendidikan adalah kunci utama untuk menciptakan generasi yang cerdas, berakhlak, dan berdaya saing,” pungkas Amrizal. (*)



Tinggalkan Balasan