Blangpidie – Bunda Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) Aceh Barat Daya (Abdya), Ny Ratna Sari Dewi Safaruddin, melakukan kunjungan kerja ke Satuan PAUD Sejenis (SPS) di kabupaten setempat.
Adapun SPS yang dikunjungi Ketua PAUD Abdya ini ialah PAUD Cahaya Hatee di Gampong Kayee Aceh, Kecamatan Lembah Sabil, serta PAUD Ayeum Mata di Pante Raja, Kecamatan Manggeng, Selasa (21/4/2026).
Kunjungan ini bertujuan memantau langsung kegiatan belajar sekaligus mendorong peningkatan kualitas layanan PAUD di daerah.
Dalam agenda tersebut, Ratna juga berinteraksi dengan guru, orang tua, dan anak-anak. Ia meninjau aktivitas belajar serta sarana pendukung pendidikan di kedua lembaga itu.
Dalam kunjungan tersebut, Ratna didampingi Kabid PAUD dan PNF Dinas Pendidikan Abdya, Sri Priyanningsih, bersama Bunda PAUD kecamatan dan gampong.
Kehadiran Buk Nana –sapaan akrab Ny. Ratna Sari Dewi — disambut hangat oleh tenaga pendidik dan wali murid yang hadir.
Ratna terlihat menyapa para guru dan orang tua, serta berbaur dengan anak-anak dalam kegiatan bermain.
Pada kesempatan itu, Ratna memberikan motivasi kepada Bunda PAUD gampong agar lebih aktif memenuhi kebutuhan dasar anak. Ia menekankan pentingnya asupan gizi seimbang bagi anak usia dini.
Orang tua diminta membiasakan anak sarapan bergizi sebelum beraktivitas. Menu seperti telur, ikan, dan susu dinilai penting untuk mendukung pertumbuhan dan perkembangan anak.
Ratna menegaskan, keberadaan PAUD memiliki peran penting dalam mendukung tumbuh kembang anak pada masa usia emas.
Menurutnya, layanan PAUD harus mampu memfasilitasi perkembangan fisik, psikis, dan sosial anak secara optimal. Hal ini menjadi fondasi awal dalam membentuk kualitas sumber daya manusia. Karena itu, perhatian semua pihak terhadap pendidikan usia dini sangat diperlukan.
“PAUD ini sebagai upaya membangun fondasi kepribadian, karakter, dan keterampilan dasar—seperti kognitif, bahasa, dan motorik—sebagai persiapan mental dan fisik anak memasuki pendidikan lebih lanjut,” ucapnya.
Ia menambahkan, anak yang mengikuti PAUD umumnya lebih siap saat memasuki jenjang sekolah dasar. Mereka dinilai lebih mudah beradaptasi serta memiliki kemampuan literasi dan numerasi yang lebih baik.
Selain itu, pendidikan usia dini juga berperan dalam membentuk karakter anak. Nilai disiplin, kerja keras, kemandirian, dan kejujuran mulai ditanamkan sejak dini.
“Orang tua dan lembaga pendidikan juga perlu memperhatikan kesehatan anak, baik kesehatan fisik, sosial, dan mental anak. Karena itu, orang tua perlu membimbing anak-anak agar tetap sehat secara fisik, sosial, dan mental,” kata Ratna.
“Kami juga memberikan apresiasi kepada pengelola dan guru dalam dedikasinya memajukan Pendidikan Anak Usia Dini,” pungkas Ratna.
Pada kunjungan tersebut, Ratna juga membagikan bantuan berupa susu dan telur kepada anak-anak di kedua lembaga PAUD yang dikunjungi. (*)



Tinggalkan Balasan