Aceh Utara — Pengurus Wilayah Himpunan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Anak Usia Dini Indonesia (PW HIMPAUDI) Aceh menyalurkan bantuan bagi guru-guru PAUD yang terdampak bencana alam di Kecamatan Baktia, Kabupaten Aceh Utara, Selasa (17/2/2026).

ADVERTISEMENT

Bantuan tersebut merupakan dukungan dari HIMPAUDI Jawa Timur yang disalurkan melalui PW HIMPAUDI Aceh sebagai bentuk solidaritas antarwilayah dalam mendukung keberlangsungan pendidikan anak usia dini di tengah situasi pascabencana.

Selain bantuan untuk para guru PAUD terdampak, PW HIMPAUDI Aceh juga menyerahkan bantuan tunai kepada pengurus daerah HIMPAUDI Aceh Utara serta pengurus HIMPAUDI Kecamatan Baktia. Bantuan ini diharapkan dapat membantu pemulihan aktivitas organisasi sekaligus mempercepat proses pemulihan layanan pendidikan bagi anak-anak usia dini.

ADVERTISEMENT

Ketua PW HIMPAUDI Aceh, Yulia Sari, menegaskan bahwa kehadiran pihaknya bukan hanya untuk menyalurkan bantuan materi, tetapi juga memberikan penguatan moral dan semangat bagi para pendidik.

“Bencana ini tidak boleh memutus semangat para guru PAUD dalam mendidik generasi masa depan. Kami hadir untuk memastikan bahwa layanan pendidikan anak usia dini tetap berjalan, meskipun dalam keterbatasan. Solidaritas dari HIMPAUDI Jawa Timur menjadi bukti bahwa kita saling menguatkan sebagai satu keluarga besar,” ujar Yulia Sari.

ADVERTISEMENT

Dalam kesempatan tersebut, PW HIMPAUDI Aceh juga menggelar diskusi dan penguatan bersama para pengurus terkait strategi pemulihan dan pengembangan PAUD pascabencana. Diskusi difokuskan pada langkah-langkah konkret agar proses belajar mengajar dapat kembali berjalan optimal, termasuk pemetaan kebutuhan sarana dan dukungan psikososial bagi anak dan guru.

Sebelum bertolak kembali ke Banda Aceh, rombongan PW HIMPAUDI Aceh turut mengunjungi salah satu PAUD yang mengalami kerusakan cukup parah di Kecamatan Baktia. Kunjungan tersebut menjadi bagian dari upaya melihat langsung kondisi di lapangan sekaligus menyerahkan bantuan tambahan kepada pengelola PAUD yang terdampak.

ADVERTISEMENT
Editor: Misriani