Iklan - Scroll ke bawah untuk baca artikel
Hukum

Ratusan Kades dan Aparatur Desa di Abdya Ikuti Bimtek Desa Anti Korupsi

486
×

Ratusan Kades dan Aparatur Desa di Abdya Ikuti Bimtek Desa Anti Korupsi

Sebarkan artikel ini
Para Kades dan aparatur desa di Kabupaten Abdya mengikuti bimtek dan sosialisasi desa anti korupsi di Aula Bappeda Abdya, Sabtu (24/12/2022). (Foto: agn/ist)

Blangpidie, AcehGlobalNews – Ratusan Kepala Desa (Keuchik) dan Aparatur Desa di Kabupaten Aceh Barat Daya (Abdya) mengikuti sosialisasi dan bimbingan teknis (bimtek) Desa Anti Korupsi.

Kegiatan tersebut berlangsung selama dua hari sejak tanggal 23 – 24 Desember 2022 di Aula BAPPEDA kabupaten setempat.

Advertisement
Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Bimtek Anti Korupsi dengan tema “Berawal dari Desa, Kita Wujudkan Indonesia Bebas Korupsi” ini diselenggarakan oleh Lembaga Diklat Manajemen Nasional (LDMN).

Peserta merupakan Kades dan Aparatur Desa dari 9 Kecamatan di Kabupaten Abdya yang meliputi Kecamatan Blangpidie, Susoh, Jeumpa, Kuala Batee, Babahrot, Setia, Tangan-tangan, Manggeng, dan Kecamatan Lembah Sabil.

Baca Juga :   Kejari Abdya Limpahkan Kasus Dugaan Korupsi Rehab Irigasi Manggeng ke PN Tipikor Banda Aceh

Ketua Asosiasi Pemerintah Desa Seluruh Indonesia (APDESI) Kabupaten Abdya, Venny Kurnia, mengatakan bahwa Pemerintah Desa sangat memerlukan bimtek dan sosialisasi tentang desa anti korupsi tersebut.

“Kegiatan bimtek desa anti korupsi ini sangat diperlukan dan sangat penting bagi kami para Keuchik. Apa lagi para pesertanya adalah Keuchik-keuchik baru semua,” ujarnya saat diwawancarai wartawan, Sabtu (24/12/2022).

Baca Juga :   Duo Aktivis Gelar Aksi Unjuk Rasa Tolak Eksploitasi SDA di Aceh

Venny mengharapkan dengan adanya kegiatan tersebut, Pemerintah Desa akan lebih hati-hati dalam pengelolaan keuangan desa dan menghindari kepala desa agar tidak terjerat dengan kasus korupsi.

“Kita ketahui kasus korupsi ini sangat sensitif, terkadang ada kegiatan yang kita selesaikan tepat waktu, namun karena administrasinya salah, itu juga bisa menjerat pimpinan di desa terutama dalam hal pengelolaan keuangan desa,” terangnya.

Venny yang merupakan Ketua Forum Keuchik Kabupaten Abdya itu juga menambahkan, bimtek ini dilaksanakan selama dua hari mengingat di akhir tahun anggaran 2022 semua kegiatan sudah tuntas dilakukan oleh pemerintah desa.

Baca Juga :   Sediakan Konten Video Vulgar Berbayar di Telegram, Warga Pidie Diamankan Polisi

“Jadi, di tahun 2022 sudah selesai semua kegiatan-kegiatan sosialisasi dan bimtek yang sudah tertera dalam Perbup (peraturan bupati). Artinya, sampai hari ini sudah 95 persen kegiatan yang sifatnya bimtek sudah tuntas dilaksanakan,” kata Venny.

Pantauan awak media turut hadir dalam acara tersebut, Ketua Komisi A DPRK Abdya, Sardiman, Ketua APDESI Abdya, Venny Kurnia, dan Kanit Tipikor Polres Abdya, Ipda Mohd Faris Idris, S.Tr.K. (*)

| Editor: Salman