Blangpidie – Pimpinan Cabang Rabithah Talibhan Aceh (RTA) Kabupaten Aceh Barat Daya (Abdya) menyampaikan apresiasi atas satu tahun kepemimpinan Bupati Dr Safaruddin S.Sos, M.S.P dan Wakil Bupati Zaman Akli, S.Sos, MM.

ADVERTISEMENT

Pemerintahan yang mengusung tagline “Arah Baru Abdya Maju” itu dinilai mulai menunjukkan sejumlah capaian konkret.

Penilaian tersebut disampaikan langsung oleh Ketua PC RTA Abdya, Tgk Rahmat Al Quseiri, Minggu (1/3/2026) di Blangpidie.

ADVERTISEMENT

Ia menilai berbagai program prioritas yang dijanjikan saat kampanye mulai terealisasi secara bertahap dalam kurun waktu satu tahun tersebut.

Menurut Rahmat, dalam satu tahun terakhir sudah tampak komitmen pemerintah daerah dalam memperkuat pelaksanaan syariat Islam di Abdya. Salah satu indikatornya adalah implementasi program “Peukong Agama” yang menjadi bagian dari misi Malem.

ADVERTISEMENT

“Dalam setahun masa kerja, Pak Bupati Safaruddin dan Wakil Bupati Zaman Akli telah berhasil menerbitkan Peraturan Bupati Nomor 41 Tahun 2025 tentang Peukong Agama dan mensosialisasikannya kepada masyarakat,” ujar Rahmat.

Ia menjelaskan, melalui sosialisasi itu, seluruh ASN, non-ASN, hingga aparatur gampong dan masyarakat diinstruksikan menghentikan aktivitas saat azan berkumandang. Mereka diimbau segera melaksanakan shalat berjamaah di masjid atau mushalla terdekat.

ADVERTISEMENT

Kebijakan tersebut, kata dia, telah berjalan terutama di lingkungan ASN pemerintah daerah. “Alhamdulillah, dari hasil pengamatan kami, instruksi ini sudah diterapkan di kalangan ASN Abdya,” katanya.

Selain itu, Rahmat juga menyoroti pelaksanaan program “Ngopi Sajan Teungku” yang rutin digelar di berbagai kecamatan. Kegiatan kajian agama di warung kopi tersebut dinilai mampu mendekatkan ulama dengan masyarakat secara lebih santai dan terbuka.

Dia menyebut, sebelum Ramadhan lalu, kegiatan kajian Ngopi Sajan Teungku digelar di Kecamatan Manggeng dengan menghadirkan pimpinan Dayah Manyang Puskiayai Aceh, Abu Farmadi ZA sebagai pemateri.

“Pak bupati sudah menepati janjinya. Masyarakat terlihat antusias mengikuti kajian tersebut,” ungkapnya.

Editor: Tim Redaksi
Reporter: Salman