Blangpidie – Bupati Aceh Barat Daya (Abdya), Safaruddin resmi melepas keberangkatan tim sepak bola Persada Abdya Usia-17 tahun untuk berlaga di kompetisi Piala Soeratin 2026 di Kabupaten Bireuen.
Pelepasan laskar muda Abdya ini berlangsung di halaman Pendopo Bupati setempat, Minggu (12/7/2026).
Agenda pelepasan ini turut dihadiri oleh Ketua DPRK Abdya Roni Guswandi, Manager Persada Abdya Sahlan Sabri, Pelatih Utama Rahmat Fitra, serta seluruh jajaran tim official.
Persada Abdya dipastikan bakal menghadapi tantangan berat di fase grup. Berdasarkan hasil pembagian, tim berjuluk Laskar Breuh Sigupai ini masuk ke dalam Pool A bersama sang tuan rumah Juang FC Bireuen dan Muda Sedia dari Kabupaten Aceh Tamiang.
Kompetisi bergengsi tahunan yang mempertemukan 14 klub terbaik se-Aceh ini dijadwalkan berlangsung dari tanggal 13 hingga 23 Juli 2026.
Pertandingan akan digelar di dua tempat berbeda di Bireuen, yakni Lapangan RTH Eks Stadion Cot Gapu dan Lapangan Galacticos FC Cot Gapu.
Bupati Abdya Safaruddin mengapresiasi peningkatan kualitas skuad muda ini, baik dari segi fisik, mental, hingga kemampuan penguasaan bola di lapangan.
Menurutnya, perkembangan positif tersebut merupakan buah manis dari kedisiplinan dan kerja keras seluruh pemain selama menjalani sesi latihan intensif.
“Waktu mengikuti sesi latihan kalian, saya melihat permainan sudah bagus dan penguasaan bola sudah sangat rapi, oleh karena itu, saya berharap di piala soeratin nanti ritme permainan ini bisa semakin meningkat sehingga kalian mampu memberikan yang terbaik untuk Abdya,” ungkap Safaruddin.
Selain strategi di lapangan, orang nomor satu di Abdya ini juga menekankan pentingnya kedisiplinan di luar lapangan dan kepatuhan penuh terhadap instruksi tim pelatih.
Menurut Safaruddin, pelatih memiliki peran krusial dalam membaca dinamika pertandingan dan menentukan tempo permainan demi meraih kemenangan.
“Saya juga berpesan seluruh pemain supaya selalu menjaga shalat lima waktu, karena usaha tanpa di iringi dengan do’a ibarat perang tanpa senjata,” pesannya.
Safaruddin menambahkan, perjuangan Persada Abdya di ajang ini membawa harapan besar dari banyak pihak, termasuk harapan dan doa dari para orang tua pemain.
Ia berharap performa terbaik di Piala Soeratin kelak tidak hanya sekadar mengharumkan nama daerah, namun juga membuka peluang karier profesional bagi para pemain ke depan, mengingat ajang ini kerap menjadi pantauan klub-klub besar.
Di sisi lain, Pelatih Persada Abdya, Rahmat Fitra membeberkan bahwa dirinya memboyong sebanyak 24 pemain terbaik ke Bireuen.
Guna menjaga kondisi pemain tetap prima, skuad muda ini didampingi oleh 13 personel official, termasuk tim medis yang akan bertugas secara spesifik di bidangnya masing-masing.
Rahmat juga menyampaikan apresiasi dan rasa terima kasih yang mendalam kepada Pemerintah Kabupaten Abdya atas seluruh dukungan moril maupun materil yang diberikan.
Ia berharap anak asuhnya dapat terus menjaga kondisi kesehatan sepanjang turnamen agar mampu tampil maksimal dan menyuguhkan prestasi terbaik bagi seluruh masyarakat Abdya.
“Kami berharap kepada pemain untuk selalu menjaga kesehatan selama berada disana, sehingga nanti waktu bermain bisa memberikan yang terbaik untuk Persada dan masyarakat Abdya,” ucapnya. (*)
