Blangpidie – Tim Panitia Khusus (Pansus) DPRK Aceh Barat Daya (Abdya) Bidang Komisi IV mengunjungi Dinas Kesehatan (Dinkes) Abdya, Selasa (7/7/2027).

Pertemuan tersebut dilakukan untuk meminta klarifikasi atas sejumlah temuan yang diperoleh saat inspeksi mendadak (sidak) dan peninjauan ke sejumlah fasilitas kesehatan di daerah itu.

Kunjungan tersebut juga menjadi bagian dari tindak lanjut pembahasan Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Bupati Abdya Tahun Anggaran 2025.

Melalui pertemuan itu, DPRK ingin memastikan berbagai persoalan yang ditemukan di sektor kesehatan segera mendapat perhatian dan ditindaklanjuti oleh Dinas Kesehatan.

Rapat yang berlangsung di ruang pertemuan Dinkes Abdya dipimpin Ketua Komisi IV DPRK Abdya, Sardiman, bersama anggota Pansus, yakni Mukhlis MS, Dedi Saputra, Rizal Husaini, Rahmat Irfan, Agus Shamhadi, dan Tanzilulrahman.

ADVERTISEMENT

Dari pihak eksekutif hadir Kepala Dinas Kesehatan Abdya, Ns. Rinaldi R., M.Kep, beserta jajaran.

Dalam forum tersebut, Tim Pansus mengonfirmasi berbagai persoalan yang ditemukan saat turun ke lapangan.

ADVERTISEMENT

Klarifikasi dilakukan untuk memperoleh penjelasan menyeluruh terkait penyebab munculnya temuan sekaligus memastikan adanya langkah konkret yang akan dilakukan Dinkes dalam melakukan pembenahan.

Ketua Komisi IV DPRK Abdya, Tgk. Sardiman atau yang akrab disapa Tgk. Panyang, menegaskan bahwa fungsi pengawasan yang dijalankan DPRK bertujuan mendorong peningkatan kualitas pelayanan kesehatan, bukan mencari kesalahan organisasi perangkat daerah.

“Kami hadir untuk memastikan setiap temuan di lapangan mendapat perhatian serius. Semua catatan yang kami sampaikan harus menjadi bahan evaluasi agar kualitas pelayanan kesehatan semakin baik dan persoalan yang sama tidak kembali terulang,” tegas Sardiman.

Ia menjelaskan, seluruh rekomendasi Pansus merupakan hasil pengawasan langsung di lapangan yang diperkuat dengan berbagai masukan masyarakat selama pembahasan LKPJ Bupati Tahun Anggaran 2025. Karena itu, pihaknya berharap seluruh rekomendasi tersebut dapat ditindaklanjuti secara nyata oleh Dinas Kesehatan.

ADVERTISEMENT

Menurut Sardiman, sinergi antara legislatif dan eksekutif menjadi kunci dalam menyelesaikan berbagai persoalan di sektor kesehatan secara bertahap, sehingga pelayanan kepada masyarakat dapat terus ditingkatkan.

Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Abdya, Ns. Rinaldi R., M.Kep, mengapresiasi perhatian dan pengawasan yang dilakukan Tim Pansus DPRK. Ia menilai kritik, saran, serta masukan yang disampaikan menjadi bahan evaluasi bagi Dinas Kesehatan untuk terus melakukan perbaikan pelayanan.

“Kami menerima masukan yang diberikan Tim Pansus sebagai bahan evaluasi dan perbaikan. Ini menjadi motivasi bagi kami untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan kepada masyarakat, untuk mewujudkan Abdya yang sehat, maju dan sejahtera,” ujar Rinaldi.

Rinaldi juga menegaskan, bahwa Dinas Kesehatan Abdya berkomitmen untuk menindaklanjuti seluruh rekomendasi DPRK sebagai bagian dari upaya memperkuat sistem pelayanan kesehatan sekaligus meningkatkan kualitas pelayanan publik di Kabupaten Aceh Barat Daya. (*)

Editor: Tim Redaksi
Penulis: Salman Sy